TOPMEDIA – Kredit Usaha Rakyat (KUR) digelontorkan PT Bank Mandiri (Persero) dengan total Rp.40,99 triliun kepada 355.658 pelaku UMKM pada 2026.
Disebutkan dalam rilis resminya, realisasi itu mencapai 106,5 persen dari target penyaluran yang ditetapkan pemerintah.
Sebanyak Rp. 25,13 triliun atau 61,54 disalurkan ke sektor produksi dari total penyaluran KUR tersebut.
Penerima terbesar jatuh pada sektor pertanian dan disusul sektor jasa produksi, industri pengolahan, dan perikanan.
Darmawan Junaidi selaku Direktur Utama Bank Mandiri melalui Corporate Secretary Bank Mandiri Henry Bambang Soelistyo mengatakan bahwa penyaluran pembiayaan produktif menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Penyaluran pembiayaan produktif merupakan bagian dari strategi Bank Mandiri menciptakan akselerasi yang bertumbuh, dengan menopang sektor-sektor ekonomi yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan pengembangan ekonomi daerah,” ujar Henry.
Perluasan akses pembiayaan ini Bank Mandiri juga mendampingi 17.600 UMKM melalui program Rumah BUMN. Kemudian Perseroan turut memberdayakan pekerja migran Indonesia (PMI) melalui Program Kelompok Belajar (Pokjar) yang telah menjangkau 21.074 PMI aktif di berbagai negara tujuan kerja. (*)



















