Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP FIGURES

Adik Dwi Putranto, Pengusaha Daerah yang Tak Kenal Lelah Berjuang Mendorong Kesejahteraan

×

Adik Dwi Putranto, Pengusaha Daerah yang Tak Kenal Lelah Berjuang Mendorong Kesejahteraan

Sebarkan artikel ini
Ketua Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, S.H., M.HP,. (Foto: Dokumentasi Pribadi)
toplegal

TOPMEDIA – Membangun dan mengembangkan suatu usaha bagi sebagian orang bukan hal yang gampang. Apalagi bagi mereka yang tak memiliki privilege seperi modal, jaringan, ilmu, dan pengetahuan akan pasar dan produk.

Tapi, meskipun tanpa privilege, jika memiliki kemauan yang besar dan usaha keras untuk mewujudkannya, pasti tak ada yang sia-sia.

HALAL BERKAH

Itulah motivasi yang dipegang teguh oleh Adik Dwi Putranto, S.H., M.HP, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur periode 2025-2030.

Berangkat dari anak daerah yang memiliki keinginan dan tekad yang kuat, Adik berusaha mewujudkan angan dan cita-citanya tersebut hingga menjadi pengusaha sukses seperti saat ini.

Mungkin sekarang etrlihat kesuksesannya, usahanya ada di banyak bidang, dia juga berjuang untuk mensejahterakan masyarakat dan para pengsaha lewat Kadin, tapi perjalanannya tak semudah yang terlihat saat ini. Butuh usaha, jatuh bangun, pengorbanan, dan doa hingga akhirnya dia sampai seperti saat ini.

Menjaga Warisan Nenek Moyang

Adik memulai usaha dari menjadi petani di daerah asalnya, Kota Batu, Jawa Timur. Dia menyebut dirinya sebagai petani, dan dia bangga menjadi petani.

“Bertani, bercocok tanam ini kan warisan leluhur, warisan nenek moyang kita untuk bertahan hidup dan menyambung kehidupan. Saya bangga menjadi petani yang melestarikan budaya betani nenek moyang,” tutur ayah dari dua orang anak tersebut.

Baca Juga:  OJK Dorong Penghapusan Kredit Macet UMKM, Pemerintah Siapkan Mekanisme Baru

Di Batu, Adik bertanam buah-buahan, mulai dari jeruk, buah naga, hingga durian. Dan hingga kini, bertani menjadi salah satu sumber penghasilan dan caranya mensejahterakan masyarakat.

“Dari bertani saya ajak masyarakat di sekitar kebun untuk bekerja di kebun saya, dari sana mereka dapat penghasilan. Dari bertani para pedagang kulakan buah di saya, menjualnya, dan mereka mendapat keuntungan. Sederhana datpi mensejahterakan,” tuturnya.

Ketua Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto saat menerima kunjungan Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, YM Philip Taula. (Foto: Kadin)

Dan setiap dia libur dari aktivitas pekerjaan di Surabaya, Adik selalu pulang ke Batu dan mengunjungi kebunnya. Itu membawa ketenangan, kedamaian, dan kebahagiaan tersendiri baginya.

Saat ini, bidang usaha yang ditekuni Adik bukan hanya di pertanian saja, tapi banyak bidang, seperti agrikultural, pupuk subsidi dan nonsubsidi, migas.

Beberapa perusahaan yang didirikan Adik diantaranya PT Adik Dwi Putranto, PT Tri Tunggal, PT Empat Saudara, dan PT Batu Karya Semesta Perdana.

Kiprah di Kadin Jawa Timur

Sebelum menjadi Ketua Kadin Jawa Timur, Adik sudah hampir dua dekade bergabung menjadi anggota Kadin. Sebelumnya dia adalah anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau Hipmi.

Baca Juga:  70 Persen SPKLU Kini Dikelola Swasta, Ekosistem Kendaraan Listrik Makin Mandiri

Bukan tanpa alasan Adik memutuskan bergabung menjadi anggota Kadin. Sebagai seorang pengusaha, dia tahu betul apa saja tantangan, rintangan, dn kesulitan, khususnya bagi para pengusaha pemula.

Oleh sebab itu, dengan bergabung dengan Kadin dia berharap bisa membantu para pengusaha, memberi mereka bimbingan dan pengetahuan bagaimana memperluas pasar, bagaimana menembus pasar luar negeri, bagaimana mendapatkan bahan baku, bagaimana manajemen yang baik.

Ketua Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto saat bussiness matching dengan pengusaha dari luar negeri. (Foto: Kadin)

Selain itu juga diharapkan bisa membantu menarik investasi, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan perdagangan lokal dan global, serta meningkatkan SDM.

“Di Kadin ini kan tempat berhimpunnya perusahaan dan asosiasi perusahaan, mereka ada yang sudah sukses, sudah pandai mengembangkan usaha dan memperluas pasar. Tapi, ada pula yang baru nyemplung yang masih buta tapi punya kemauan untuk maju, maka mereka kami bantu,” tutur Adik.

“Dengan begitu, dari yang masih lemah produktivitasnya bisa meningkat, kesejahteraan pengusaha meningkat, lapangan kerja tercipta, kesejahteraan masyarakat meningkat,” imbuhnya.

Adi berpesan kepada seluruh pengusaha, baik yang baru merintis maupun yang sudah berkembang, dalam situasi persaingan global, baik di dalam negeri dan luar negeri perlu produktivitas tinggi agar daya saing tinggi.

Baca Juga:  Keberlanjutan Ekosistem Digital Jadi Penopang UMKM

Tidak lupa pula memanfaatkan teknologi informasi dan kecerdasan artifisial atau AI agar memudahkan mereka dalam mengembangkan usaha.

Menurutnya, Jawa Timur memiliki potensi yang luar biasa, beberapa potensi yang memiliki pasar luas di luar negeri seperti rempah-rempah, furnitur, perhiasan, alas kaki, hingga kopi, dan itu harus benar-benar dioptimalkan agar tidak sia-sia.

“Saya ajak para pengusaha ini untuk tahu kebutuhan pasar global itu apa yang ada di Jawa Timur, ayo kita kembangkan dan kita jual dengan baik, agar memberikan kontribusi besar terhadap kesejahteraan masyarakat. Kalau pengusaha untung otomatis mereka yang di bawah-bawah seperti petani, buruh juga ikut sejahtera,” jelas laki-laki kelahiran 2 Mei 1965 ini.

Oleh karena itu salah satu yang dilakukan Kadin untuk mendorong para pengusaha ini adalah melalui Rumah Kurasi Kadin.

“Di sini kami memeriksa produk UMKM agar ada standar kualitas, memberi edukasi, diajari, mencarikan pasar, sehingga usaha mereka bisa maju dan berkembang. Mereka bisa sejahtera, ekonomi ikut tumbuh,” pungkasnya. (*)

TEMANISHA.COM