Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ENTREPRENEURSHIP

Magang Nasional Resmi Ditutup, 19 Ribu Lebih Peserta Putus Tengah Jalan

×

Magang Nasional Resmi Ditutup, 19 Ribu Lebih Peserta Putus Tengah Jalan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi magang di Kemenaker. (Foto: istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi menutup program magang nasional batch ke-3 tahun 2025 hari ini.

Bersama dengan ditutupnya batch ke-3 maka keseluruhan program magang nasional tahun 2025 dinyatakan selesai.

HALAL BERKAH

Menurut Yassierli, dari 100 ribu kuota yang dibuka terdapat 102 ribu peserta yang mendaftar. Katanya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah memperkirakan terdapat peserta yang mengundurkan diri selama periode magang berjalan.

“Yang angkatan 1 itu 100 ribu, yang mendaftar itu 102 ribu orang yang kita tetapkan. Karena waktu itu kita sudah estimasi akan ada sekian ribu orang yang kemudian mengundurkan diri. Jadi, mengundurkan diri itu bisa jadi karena diterima kerja, bisa jadi karena kemudian mereka itu melanjutkan kuliah dan seterusnya,” terang Yassierli dalam konferensi pers di Kemnaker, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga:  Sedang Diet, 8 Jenis Jus Ini Sebaiknya Dihindari

Sementara itu, Anwar Sanusi selalu Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Kemnaker, dalam catatanya ada 1.940 peserta yang mengundurkan diri. Sementara yang menyelesaikan program magang sampai akhir berjumlah 20.450 orang.

“Dari hasil penyelenggaraan, total peserta yang mengikuti selama 6 bulan ini adalah 20.450. Adapun hingga akhir ini ada 1.940 yang tidak mengikuti sampai selesai dengan berbagai pertimbangan,” ungkap Anwar.

Terdapat beberapa alasan yang menjadi pertimbangan dari peserta yang mengundurkan diri, mulai dari mendapatkan pekerjaan lain, masalah pribadi/keluarga, melanjutkan pendidikan, alasan kesehatan hingga lokasi perusahaan yang jauh.

Secara angka, peserta yang mengundurkan diri karena mendapat pekerjaan lain berjumlah 1.279, alasan pribadi 295, melanjutkan pendidikan 93, kesehatan 55, lokasi yang jauh 60, alasan lain 49, dan tanpa keterangan 109.

Baca Juga:  Kasus Joki UTBK di Unesa Terungkap Lewat Sistem AI, DPRD Jatim Ingatkan Pengawasan Diperketat

“Salah satunya adalah pertimbangan mendapatkan pekerjaan lain, yakni 1.279, dan juga melanjutkan misalnya ke alasan pribadi, keluarga, kita tidak ada pertanyaan yang lebih lanjut alasan pribadi dan keluarganya apa, ini 295, dan melanjutkan pendidikan 93,” imbuhnya.

“Jadi cukup banyak, namun demikian dengan banyaknya proporsi, mereka yang mendapatkan pekerjaan tentunya ini adalah 1 berita yang juga cukup menggembirakan,” tutup Anwar. (*)

TEMANISHA.COM