Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Dongeng Leicester City: Dari Jawara Liga Primer Kini di Ambang Terlempar ke Divisi Tiga

×

Dongeng Leicester City: Dari Jawara Liga Primer Kini di Ambang Terlempar ke Divisi Tiga

Sebarkan artikel ini
Leicester City saat menjuarai Premiere League 2016. (Foto: istimewa)
toplegal

TOPMEDIA, JAKARTA – Masih segar dalam ingatan bagaimana Leicester City mengguncang dunia saat mengangkat trofi jawara Premier League musim 2015/2016.

Namun, tepat satu dekade kemudian, dongeng indah itu berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam. The Foxes kini di ambang kehancuran, terancam terdegradasi ke League One yang merupakan Divisi Ketiga Liga Inggris.

HALAL BERKAH

Bagaimana mungkin sang juara sejati Inggris bisa terjun bebas sedalam ini? Berikut adalah kronologi runtuhnya kejayaan King Power Stadium yang dirangkum oleh redaksi.

1. Memori Indah 2016: Leicester Mengguncang Dunia

Sepuluh tahun lalu, Leicester City mencatatkan sejarah paling ikonik dalam sepak bola modern. Di bawah asuhan Claudio Ranieri dan ketajaman Jamie Vardy, mereka mampu mempecundangi klub klub raksasa Inggris dengan raihan 81 poin, unggul jauh dari Arsenal di posisi kedua yang mengemas 71 poin. Saat itu, Leicester adalah simbol keajaiban yang membuktikan bahwa uang bukan segalanya.

Baca Juga:  Moh Salah Minta Fans Liverpool Hormati Kepergian Luis Diaz dan Darwin Nunez

2. Petaka Finansial dan Hukuman Pengurangan Poin

Kejatuhan ini tidak terjadi dalam semalam. Masalah utama bermula dari pelanggaran aturan Profit and Sustainability (PSR) selama tiga tahun berturut-turut hingga musim 2023/2024.

Akibat manajemen keuangan yang tidak sehat, otoritas liga menjatuhkan sanksi berat pada musim 2025/2026 ini berupa pengurangan 6 poin dan denda finansial yang semua berujung pada eksodus pemain. Leicester kehilangan pilar-pilar kunci pasca degradasi dari Premier League musim 2024/2025.

3. Skenario Penyelamatan di Ujung Tanduk

Saat ini, Leicester City terjerembab di peringkat 23 klasemen EFL Championship. Dengan koleksi 41 poin dari 43 laga, jalan menuju keselamatan tampak sangat terjal.

Untuk bertahan di Championship, Leicester City wajib menyapu bersih tiga hingga empat laga tersisa dengan kemenangan.

Baca Juga:  Terungkap, CR7 Pernah Sombong Soal Gaji dengan Pemain LaLiga

Namun, kemenangan saja tidak cukup. Mereka tertinggal 5 poin dari West Brom dan harus berharap tim-tim di atas mereka terpeleset di sisa musim.

Melihat performa tim yang terus merosot, ancaman bermain di kasta ketiga bukan lagi sekadar isapan jempol. Jika gagal bangkit di sisa laga, Leicester City akan mencatatkan sejarah kelam dari juara Premier League menjadi tim kasta ketiga hanya dalam waktu sepuluh tahun.

Apakah The Foxes punya satu lagi keajaiban tersisa di kantong mereka, ataukah King Power Stadium harus bersiap menjamu tim-tim dari League One musim depan? Kita tunggu drama di pekan-pekan terakhir Championship. (ton/top)

TEMANISHA.COM