TOPMEDIA – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar rapat koordinasi terbatas (Rakortas) membahas tentang kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) dan penyiapan paket stimulus triwulan II 2026 di kantornya hari ini.
“Kebijakan work from home terus kami evaluasi agar tata kelola pemerintahan semakin efektif sekaligus mendukung efisiensi aktivitas ekonomi nasional,” ujar Airlangga lewat unggahan akun Instagram resminya (@airlanggahartarto_official), Selasa (26/5/2026).
Menurut politisi Golkar itu, penerapan kebijakan WFH selama dua bulan terakhir menunjukkan tren yang positif. Perlu diketahui bahwa kebijakan ini berhasil menurunkan penggunaan Pertalite hingga 9 persen pada April 2026.
“Karena itu, kebijakan WFH diputuskan untuk dilanjutkan selama dua bulan ke depan,” kata Airlangga.
Airlangga kemudian menjelaskan di dalam rapat koordinasi itu yang juga membahas rencana berbagai stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pergerakan ekonomi pada semester II tahun 2026.
Diantara bahasan itu ada diskon transportasi hingga menanggung PPN tiket pesawat domestik kelas ekonomi.
“Pemerintah menyiapkan diskon transportasi untuk periode liburan sekolah serta Natal dan Tahun Baru 2027, mulai dari tarif kereta api, kapal Pelni, penyeberangan ASDP, hingga insentif PPN Ditanggung Pemerintah untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi,” terang Airlangga
“Selain itu, Pemerintah memberikan insentif perpajakan bagi penulis melalui PPh Final Royalti sebesar 1,5% sebagai bentuk dukungan terhadap industri kreatif nasional,” sambungnya.
Sementara di bidang ketenagakerjaan dan pengembangan SDM, Airlangga menyebut Program Magang Nasional akan kembali dilanjutkan pada Juli 2026 dengan target 150 ribu peserta.
Pemerintah juga menyiapkan program vokasi nasional untuk lulusan SMK dan pekerja terdampak PHK untuk memperkuat kompetensi serta memperluas kesiapan tenaga kerja Indonesia menghadapi kebutuhan industri ke depan. (*)



















