TOPMEDIA, JAKARTA – Sepak bola Indonesia akan bertambah kompetisinya. Operator kompetisi sepak bola Indonesia, I.League, melakukan pembaruan terhadap kalender kompetisi musim 2026-2027.
I.League dalam mengambil langkah ini tidak hanya memberi kepastian kepada seluruh peserta, tetapi juga menandai lahirnya League Cup sebagai turnamen baru di kompetisi domestik yang akan mulai bergulir pada November mendatang.
Perubahan kalender tersebut resmi diumumkan setelah melalui koordinasi dengan PSSI. Kepastian jadwal sejak awal akan menjadi modal penting untuk menyusun program latihan, perekrutan pemain, hingga strategi menghadapi padatnya kompetisi.
Turnamen League Cup dijadwalkan bergulir pada 3 November 2026. Babak penyisihan grup akan dimainkan dalam tiga matchday yang seluruhnya berlangsung pada hari kerja, yakni 3–5 November, 24–26 November, serta 1–3 Desember 2026.
Susunan jadwal oleh I.League dengan mempertimbangkan keikutsertaan klub-klub Indonesia di kompetisi Asia sehingga setiap peserta tetap memiliki waktu cukup untuk melakukan rotasi pemain dan persiapan pertandingan.
Selanjutnya, nantinya pada babak 12 besar akan digelar pada 15–17 Januari 2027 dan perempat final berlangsung pada 30–31 Januari 2027 dengan melibatkan dua wakil Indonesia yang berlaga di kompetisi AFC sehingga total delapan tim akan memperebutkan tiket semifinal.
Kemudian, semifinal akan dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2027, sedangkan partai final akan dimainkan pada 19 Mei 2027.
Terkhusus pada laga final, I.League membuka kemungkinan perubahan jadwal apabila wakil Indonesia yang tampil di kompetisi AFC maupun AFF Shopee Cup berhasil melangkah hingga fase akhir sehingga terjadi benturan agenda.
Sementara itu, dengan adanya League operator kompetisi juga memajukan jadwal Championship musim 2026-2027.
Sebelumnya, kick off Championship direncanakan pada 18 September 2026, kini kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia tersebut akan dimulai pada 12 September 2026 atau lebih cepat satu pekan dari rencana awal.
Kemudian untuk jadwal Liga Nusantara, Elite Pro Academy (EPA) Super League, dan EPA Championship masih akan diumumkan pada kesempatan berikutnya.
Ferry Paulus mengatakan bahwa pembaruan kalender dilakukan agar seluruh peserta memiliki kepastian sejak awal musim.
Menurutnya, sinkronisasi dengan agenda domestik dan juga internasional menjadi perhatian utama dalam penyusunan jadwal. Hal itu dilakukan melalui koordinasi intensif bersama PSSI dengan mengacu pada kalender FIFA, AFC, dan AFF, termasuk mempertimbangkan agenda Timnas Indonesia, Ramadan, serta hari-hari besar nasional.
Dengan begitu kepastian itu membuat klub lebih fokus menyusun program pramusim, mengatur beban pertandingan, hingga menyiapkan skuad untuk menghadapi musim yang diperkirakan semakin padat.
“Penempatan jadwal League Cup juga telah disesuaikan dengan kalender kompetisi domestik maupun internasional, sehingga klub yang berlaga di kompetisi Asia tidak mengalami benturan jadwal,” ujar Ferry Paulus. (*)



















