TOPMEDIA – Sorotan masyarakat pada jarak Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang jauh dari permukiman warga mendapat tanggapan dari Menteri Koperasi, Ferry Juliantono.
Ia menanggapi sorotan masyarakat mengenai sejumlah Kopdes Merah Putih yang dibangun di lokasi yang jauh dari kawasan permukiman.
Menurutnya, berdasar pada tinjauannya, hanya sebagian kecil lokasi Kopdes Merah Putih yang berada jauh dari permukiman warga.
Jumlah lokasi yang menjadi sorotan tersebut tidak sampai 10 titik dari sekitar 30.000 Kopdes Merah Putih yang dibangun.
“Saya sudah hitung dari semua masukan masyarakat atau yang ada di sosial media, jumlahnya kurang dari 10 dari 30.000 (Kopdes Merah Putih),” kata Ferry di Kementerian Koperasi, Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Menurut Ferry, jumlah itu masih sangat kecil dibandingkan keseluruhan proyek pembangunan Kopdes Merah Putih yang sedang berjalan, sehingga tidak dapat dijadikan gambaran umum kondisi di lapangan.
Ferry juga mengungkapkan bahwa dari target sekitar 30.000 Kopdes Merah Putih yang dibangun pada tahap awal, sebanyak 14.000 unit telah rampung 100 persen. Sedangkan sekitar 23.000 unit lainnya masih dalam proses pembangunan.
Ferry juga memastikan pemerintah tetap akan melakukan proses verifikasi dan validasi terhadap lokasi-lokasi yang dipersoalkan.
Hal ini sebagai langkah guna memastikan apakah lokasi tersebut memang layak atau tidak digunakan.
“Itu kan sedikit persentasenya, serta tentu nanti kita akan lakukan proses verifikasi dan validasi,” ucap dia.
Ia menambahkan bahwa sejauh ini penentuan lokasi Kopdes Merah Putih sejak awal dilakukan melalui musyawarah yang melibatkan masyarakat desa dan kepala desa.
Ferry mengatakan bahwa pemerintah belum mengambil keputusan saat ditanya kemungkinan relokasi Kopdes Merah Putih yang lokasinya jauh dari permukiman.
Opsi tersebut masih terus dikaji setelah proses verifikasi dan validasi selesai dilakukan. “Nanti kita pikirin, kita carikan solusinya, tapi itu kan ada proses verifikasi-validasi melibatkan pemerintahan dan lembaga yang lain juga, dan kita akan kembali bermusyawarah dengan masyarakat desa dan kepala desanya,” jelas dia.
Sebelumnya, masyarakat menyoroti sejumlah Kopdes Merah Putih yang berlokasi jauh dari pemukiman warga. Salah satunya, bangunan Kopdes Merah Putih di Desa Langenharjo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati yang berada di tengah tambak ikan dan berdampingan dengan embung desa.
Lokasi kopdes itu berjarak sekitar 150-300 meter dari permukiman warga. Jalan menuju koperasi juga masih berupa tanah. Saat ini Kopdes Merah Putih Desa Langgenharjo sudah selesai dibangun dan tinggal menunggu peresmian.
Kemudian, warga mempertanyakan efektivitas keberadaan koperasi karena dinilai terlalu jauh dari aktivitas masyarakat, semtarabitu pemerintah desa menegaskan lokasi tersebut dipilih melalui musyawarah dan menjadi bagian dari rencana pengembangan kawasan wisata desa. (*)



















