Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim Gabungan SAR Bobol Kaca, Temukan Banyak Jasad Terjebak Badan Kapal

×

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim Gabungan SAR Bobol Kaca, Temukan Banyak Jasad Terjebak Badan Kapal

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi penyelam tim gabungan SAR (istimewa)
toplegal

TOPMEDIA, SURABAYA – Upaya evakuasi korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa memasuki fase krusial pada hari ke-10 pencarian.

Tim penyelam gabungan berhasil menembus akses ke sejumlah ruangan dan kamar penumpang setelah memecahkan kaca jendela badan kapal.

HALAL BERKAH

Di dalam kompartemen tersebut, petugas menemukan banyak jasad korban kecelakaan yang terperangkap dan belum berhasil dikeluarkan dari bangkai kapal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, mengonfirmasi bahwa fokus utama operasi saat ini tertuju penuh pada bagian badan kapal.

Pencarian diprioritaskan menyisir kamar-kamar penumpang, baik kelas ekonomi maupun eksekutif, mengingat banyaknya laporan visual dari penyelam yang melihat korban terjebak di dalam ruangan.

Baca Juga:  Hingga Hari Ini, 54 Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Sudah Dievakuasi, 10 Masih Tertimbun

Proses evakuasi di dalam air menghadapi kendala teknis yang cukup berat. Petugas sempat berupaya menarik beberapa jasad korban menggunakan tali, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Para korban diduga kuat terjepit material kapal atau terhalang posisi ruangan yang sudah tidak normal, sehingga memerlukan penanganan ekstra hati-hati dari tim di lapangan.

Keberhasilan menembus kompartemen kapal ini merupakan hasil kerja keras tim penyelam gabungan yang terdiri atas Basarnas Special Group (BSG), Kopaska, Pangkoarmada II TNI AL, PT Jasalindo, serta berbagai unsur potensi SAR lainnya.

Meski berhasil mengevakuasi tiga korban meninggal dunia dari dalam bangkai kapal pada Selasa (22/9) pagi, proses pengangkatan jasad lainnya terpaksa dihentikan sementara menjelang sore hari akibat memburuknya visibilitas air yang keruh serta tingginya kecepatan arus laut.

Baca Juga:  Kuartal IV 2025, Pertumbuhan Ekonomi Diperkirakan Lebih Tinggi

Memasuki hari berikutnya, tim SAR berencana melanjutkan penyisiran sejak pagi hingga sore hari dengan harapan cuaca serta arus laut lebih bersahabat.

Selain fokus pada kamar penumpang, tim gabungan juga mempertimbangkan untuk memeriksa area dek kendaraan jika situasi dinilai aman.

Kendaraan di dalam lambung kapal dilaporkan saling bertindih akibat posisi kapal yang miring, sehingga aspek keselamatan para penyelam tetap menjadi prioritas utama dalam mengambil tindakan.

Berdasarkan data resmi Basarnas hingga Selasa malam pukul 22.00 WITA, total korban yang telah ditemukan mencapai 126 orang dari keseluruhan 243 penumpang yang terdaftar dalam manifes.

Sebanyak 108 orang berhasil diselamatkan dan 18 orang ditemukan meninggal dunia, sementara 117 korban sisanya masih dalam proses pencarian intensif oleh tim gabungan di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. (ton)

TEMANISHA.COM