Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
INTERNATIONAL

Mantan Ibu Negara Korea Selatan Susul Suami Dibui Lantaran Gratifikasi

×

Mantan Ibu Negara Korea Selatan Susul Suami Dibui Lantaran Gratifikasi

Sebarkan artikel ini
Ibu Negara Korea Selatan, Kim Keon Hee. (Foto: istimewa)
toplegal

TOPMEDIA, SEOUL — Rekor kelam dalam sejarah politik Korea Selatan kembali tercipta. Mantan Ibu Negara, Kim Keon Hee, dijatuhi vonis tujuh tahun penjara oleh Pengadilan Distrik Pusat Seoul pada Jumat (27/6/2026).

Istri dari mantan Presiden Yoon Suk Yeol ini dinyatakan terbukti bersalah menerima suap berupa deretan perhiasan dan barang mewah dengan imbalan memuluskan jabatan di pemerintahan.

HALAL BERKAH

Kasus ini semakin memperpanjang daftar kontroversi Kim Keon Hee, sekaligus mencatatkan namanya dan sang suami sebagai pasangan presiden pertama dalam sejarah Negeri Ginseng yang sama-sama mendekam di balik jeruji besi.

Dalam persidangan, terungkap bahwa total nilai hadiah mewah yang diterima Kim sangat fantastis, yakni mencapai 300 juta won atau sekitar Rp3,6 miliar. Barang-barang elite yang menyeretnya ke penjara antara lain kalung mewah lansiran Van Cleef & Arpels, anting berlian eksklusif dari Graff dan sebuah patung kura-kura emas.

Baca Juga:  Polemik Whoosh, Prabowo Pasang Badan, Penyelidikan KPK Tetap Berjalan

Hakim Ketua Cho Sun-pyo menegaskan bahwa Kim telah menyalahgunakan statusnya sebagai ibu negara demi keuntungan finansial pribadi.

“Tindakan terdakwa jelas memanfaatkan pengaruh kekuasaan untuk kepentingan pribadi dan mencederai kepercayaan publik,” kata hakim saat pembacaan putusan.

Skandal ini pertama kali mencuat dari hubungan gelap antara Kim Keon Hee dan Ketua Suh Hee Construction, Lee Bong-kwan. Jaksa penuntut umum berhasil membuktikan bahwa pemberian barang-barang mewah tersebut bukan sekadar “tanda persahabatan” seperti yang diklaim oleh Kim.

Lee Bong-kwan sengaja menggelontorkan hadiah-hadiah mahal tersebut dengan harapan Kim Keon Hee mau menggunakan pengaruh kuatnya untuk menempatkan menantu Lee pada posisi strategis di birokrasi pemerintahan.

Kecurigaan pengadilan semakin diperkuat oleh fakta bahwa Kim baru mengembalikan sebagian hadiah tersebut setelah pihak kejaksaan memulai penyelidikan resmi.

Baca Juga:  Viral Selebgram Julee Diduga Selingkuhi Suami yang Merupakan Oppa-Oppa Korea, Yuk Pahami Aspek Hukum Perselingkuhan!

Majelis hakim menilai tindakan pengembalian yang terlambat ini sebagai bukti kuat adanya hubungan timbal balik (quid pro quo) antara hadiah dan permintaan fasilitas politik.

Sebelum dikenal sebagai ibu negara yang kontroversial, wanita dengan nama asli Kim Myung-shin yang kemudian berganti nama menjadi Kim Keon Hee pada 2008, adalah seorang pengusaha sukses.

Ia merupakan pendiri Covana Contents, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penyelenggaraan pameran seni.

Namun sejak suaminya Yoon Suk Yeol memenangkan pemilu presiden, kehidupan Kim terus-menerus dikelilingi badai rumor.

Ia kerap dikritik masyarakat luas karena gaya hidupnya yang super-hedon dan kegemarannya memamerkan barang-barang mode kelas atas.

Tak hanya soal gaya hidup, Kim juga sempat tersandung berbagai kasus besar mulai dari dugaan manipulasi saham hingga penyalahgunaan pengaruh kekuasaan.

Baca Juga:  Krisis Hormuz, NATO Gandeng 22 Negara Jaga Jalur Energi Dunia

Vonis tujuh tahun penjara ini otomatis menambah masa hukuman Kim Keon Hee di dalam sel. Sebelumnya, ia telah dijatuhi hukuman empat tahun penjara atas keterlibatannya dalam kasus manipulasi pasar saham dan kasus suap terpisah.

Dengan jatuhnya vonis terbaru ini, runtuh sudah dinasti politik dan reputasi pasangan Yoon Suk Yeol dan Kim Keon Hee yang meninggalkan catatan hitam yang sulit dihapus dalam sejarah demokrasi Korea Selatan. (*)

TEMANISHA.COM