TOPMEDIA – Banyuwangi resmi menjadi venue Kejuaraan Nasional BMX Racing 2026 yang bergulir di Sirkuit BMX Racing Muncar, Banyuwangi, Sabtu (4/7/2026).
Dalam kejuaraan itu diikuti 266 atlet yang siap memperebutkan gelar juara nasional.
Sejumlah 200-an atlet berasal dari 10 provinsi yakni Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara.
Indonesia Cycling Federation (ICF) dalam keterangannya mengapresiasi antusiasme peserta dalam kejurnas yang akan digelar selama dua hari.
Federasi mengapresiasi antusiasme tinggi dari berbagai daerah yang menjadi bukti bahwa olahraga BMX Racing di Indonesia terus berkembang.
“Kejurnas ini juga jadi panggung penting untuk pembinaan atlet muda menuju prestasi di level Asia dan dunia,” bunyi keterangan ICF.
Pembukaan yang diselenggarakan pada hari ini dihadiri oleh Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Surono.
Dalam pernyataannya, ia menyebutkan dukungan pemerintah untuk menjadikan Banyuwangi sebagai pusat penyelenggaraan event olahraga berskala nasional dan internasional.
Berdasar pada penggunaan sirkuit BMX Racing Muncar yang sudah berstandar internasional, kepercayaan itu dinilai mencerminkan kualitas fasilitas olahraga di Banyuwangi sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia.
“Melalui kejuaraan ini kami berharap lahir bibit-bibit atlet potensial yang mampu bersaing di ajang internasional. Ini juga wujud sinergi pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat untuk memajukan prestasi nasional,” paparnya.
Kejurnas BMX Racing 2026 selain sebagai pembinaan atlet juga diharapkan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat Banyuwangi lewat ekosistem sport tourism.
Kejurnas BMX Racing 2026 juga menjadi tolok ukur bagi para atlet sebelum berlaga di kejuaraan internasional berikutnya. (*)



















