TOPMEDIA, GIANYAR – Persebaya Surabaya resmi keluar sebagai juara Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan Persib Bandung dengan skor 6-5 melalui adu penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam.
Laga puncak ini harus ditentukan dari titik putih setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu berakhir.
Pertandingan final berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Persebaya sempat memecah kebuntuan pada menit ke-19 melalui sepakan akurat penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, yang memanfaatkan celah di lini belakang Maung Bandung.
Namun, keunggulan Bajul Ijo hanya bertahan lima menit. Bek asal Argentina, Patricio Matricardi, sukses mencetak gol balasan pada menit ke-24 lewat situasi kemelut di area pertahanan Persebaya, sekaligus mengubah skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga waktu normal usai.

Intensitas pertandingan kian meningkat di babak tambahan waktu. Ketegangan memuncak ketika Persib harus bermain dengan sepuluh pemain menyusul kartu merah yang diterima Mariano Peralta pada menit ke-112.
Kendati unggul jumlah pemain, lini pertahanan rapat Persib yang dikawal kiper pengganti Fitrah Maulana mampu memadamkan berbagai peluang emas Persebaya hingga 120 menit tuntas.
Puncak drama tersaji pada babak adu penalti. Kiper Persebaya, Reza Arya Pratama, tampil sebagai pahlawan penyelamat setelah mementahkan eksekusi krusial dari pemain Persib.
Setelah adu penalti sengit yang berlanjut hingga fase sudden death penendang ketujuh, Gledson Paixão sukses menceploskan bola ke gawang Persib dan memastikan kemenangan dramatis 6-5 untuk Bajul Ijo.
Keberhasilan ini menorehkan sejarah manis sebagai trofi Piala Presiden pertama bagi Persebaya Surabaya. Gelar juara tersebut sekaligus menjadi ajang penebusan tuntas setelah pada edisi 2019 mereka harus puas finis sebagai runner-up di tangan Arema FC. (gil)



















