TOPMEDIA – Sebanyak 22 nama penumpang KM Virgo Transport 8 yang selamat dari kecelakaan tenggelamnya kapal rute Surabaya-Banjarmasin itu di Laut Jawa, diketahui tak terdaftar dalam manifes.
Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) di Banjarmasin.
Heri Purwanto selaku Kepala KSOP Banjarmasin dengan tegas mengatakan akan melakukan pemeriksaan terhadap ketidaksesuaian data antara manifes dengan nama penumpang selamat.
“Ada perbedaan data itu nantinya akan kita cocokkan lagi,” kata Heri, Senin (21/9/2026).
Lanjut Heri, saat ini dirinya masih berdasar pada data sebagaimana daftar manifes yang dikirimkan oleh KSOP Surabaya.
Nantinya, pihak KSOP Banjarmasin akan terus menelusuri perbedaan nama yang ada di daftar manifes dengan nama 22 penumpang selamat.
“Data yang diterima dari manifes ternyata berbeda dengan data yang ada di kapal, jadi kita coba cocokkan lagi,” ungkap Heri.
Di sisi lain, Heri beranggapan adanya kemungkinan perbedaan data didasari penumpang saat membeli tiket menggunakan nama panggilan atau nama kecil yang tidak sesuai KTP.
Kendati demikian, ia tidak menutup kemungkinan adanya kekeliruan data yang terjadi saat proses input nama penumpang. Maka, ia menyebut akan terus berkoordinasi dengan KSOP Surabaya akan hal ini.
“Takutnya penumpang itu memesan tiket dengan nama panggilan, kemudian saat di sini memakai nama lengkap sesuai KTP. Itu yang akan dikonfirmasi lagi dengan KSOP Surabaya,” pungkas Heri.
Untuk diketahui, dari daftar 108 penumpang selamat yang berhasil dievakuasi pada hari pertama, sebanyak 22 orang tidak terdaftar dalam manifes.
Namun, anehnya puluhan penumpang itu tetap dievakuasi dan diberikan tempat tinggal sementara serta perawatan medis. (ton)



















