Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Dua Tahun Memerintah, Prabowo Sudah 6 Kali Mereshuffle Kabinet, Ini Daftarnya!

×

Dua Tahun Memerintah, Prabowo Sudah 6 Kali Mereshuffle Kabinet, Ini Daftarnya!

Sebarkan artikel ini
Foto Pelantikan Pejabat dan Menteri di Istana Negara (arsip setneg)
toplegal

TOPMEDIA – Perombakan Kabinet dilakukan secara mendadak oleh Presiden Prabowo Subianto. Tercatat, ini merupakan reshuffle kabinet keenam yang dilakukan Prabowo sejak menjabat Presiden pada Oktober 2024.

Dalam reshuffle tersebut, Prabowo mengganti Menteri Keuangan. Sumpah pelantikan langsung digelar di Istana Negara, Senin (14/9/2026).

HALAL BERKAH

Suahasil Nazara didapuk menjabat Menteri Keuangan oleh Prabowo Subianto untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Pelantikan ini menandakan enam kali Prabowo merombak kabinetnya. Enam kali reshuffle tersebut berlangsung antara Februari 2025 hingga September 2026. Sejumlah posisi menteri, wakil menteri, kepala badan hingga pejabat lain diganti di awal awal pemerintahan.

Reshuffle kabinet Prabowo pertama kali dilakukan pada 19 Februari 2025. Saat itu, Prabowo mengganti Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Brodjonegoro dengan Brian Yuliarto.

Pada 8 September 2025, Prabowo kali kedua melakukan perombakan kabinet. Ada lima orang menteri sekaligus yang diganti di awal kinerja.

Mereka antara lain Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo.

Baca Juga:  RUPSLB Rampung, Matahari Departemen Store Resmi Ganti Nama

Pejabat baru yang dilantik Prabowo adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin, Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf beserta wakilnya, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Sedangkan kursi menteri yang masih kosong adalah Menko Polkam dan Menpora.

Reshuffle ketiga dilakukan hanya berselang 9 hari kemudian yakni pada 17 September 2025. Kali ini lebih banyak pejabat yang dirombak Prabowo dalam kabinetnya karena sejumlah jabatan yang sebelumnya kosong mulai diisi.

Prabowo menunjuk Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam dan Erick Thohir sebagai Menpora.

Selain itu, Prabowo juga mengisi beberapa pos wakil menteri termasuk Wamen Ketenagakerjaan yang ditinggalkan Immanuel Ebenezer karena ditahan dalam kasus korupsi di KPK.

Baca Juga:  Lantik Pejabat Kemenkeu, Purbaya Minta Jangan Main Main Kejar Tax Ratio 12 Persen

Wakil menteri yang diisi pejabatnya antara lain Afriansyah Noor sebagai wamenaker, Rohmat Marzuki sebagai wamenhut dan Farida Faricha sebagai wamenkop.

Selain itu juga diangkat Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Angga Raka Prabowo, Wakil Kepala BGN Sonny Sanjaya, Wakil Kepala BGN Naniek S Deyang, Kepala LKPP Sarah Sadiqa, Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri Ahmad Dofiri, dan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari.

Kurang dari satu bulan kemudian, Prabowo kembali merombak sejumlah posisi pemerintahan dalam reshuffle keempat yang berlangsung pada 8 Oktober 2025.

Kali ini, perubahan terjadi pada posisi wakil menteri dan asisten khusus presiden. Pejabat yang dilantik adalah Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dan Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis Agung Gumilar.

Pada hari yang sama, Prabowo juga membentuk Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua. Ketua Komite ditunjuk Velix Vernando Wanggai dengan anggota John Wempi Wetipo, Ignatius Yogo Triyono, Paulus Waterpauw, Ribka Haluk, Ali Hamdan Bogra, Gracia Josaphat Jobel Mambrasar, Yani, John Gluba Gebze, dan Johnson Estrella Sihasale atau Ari Sihasale.

Baca Juga:  Industri Otomotif Indonesia Tertekan, Mobil Listrik Impor Kuasai Pasar

Prabowo kembali merombak kabinetnya pada 27 April 2026. Reshuffle kelima ini mengubah enam jabatan di tubuh pemerintahannya. Yaitu Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, Wamnko Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Kepala Staf Presiden Dudung Abdurachman, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi dan Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding.

Reshuffle terbaru dilakukan sang Presiden pada Senin, 14 September lalu. Reshuffle ini khusus hanya untuk mengganti Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa yang digantikan wakilnya Suahasil Nazara. Sehingga selama dua tahun menjabat, Prabowo sudah enam kali melakukan reshuffle kabinet. (ton)

TEMANISHA.COM