Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

Ruben Onsu Angkat Suara Terkait Tudingan Putranya Lakukan Kekerasan Seksual

×

Ruben Onsu Angkat Suara Terkait Tudingan Putranya Lakukan Kekerasan Seksual

Sebarkan artikel ini
Bertrand Peto (istimewa)
toplegal

TOPMEDIA, JAKARTA – Ruben Onsu tak tinggal diam melihat putranya Bertrand Peto dilaporkan terkait tuduhan kekerasan seksual.

Melalui akun Instagram pribadinya, mantan suami Sarwendah itu mengunggah video keterangan dari staf kelab yang bertugas pada malam kejadian.

HALAL BERKAH

Dilihat dari akun Instagram Ruben Onsu, penjelasan pertama diungkapkan oleh Jakaria yang bertugas sebagai server.

“Kejadian malam itu ada tiga cewek masuk ke dalam room. Mereka have fun, akhirnya gue tinggal ke lounge, pas datang lagi ada satu cewek menangis. Saya tanyakan, ‘Ada apa ini?’, kepada si BP. BP bilang, ‘Gak apa-apa biar saya yang nenangin’. Saya merasa ada tanggung jawab di situ, jadi saya tanya lagi, ‘Kenapa?’,” kata Jakaria dilihat pada Senin (14/9/2026).

Namun, seorang kawan ANW yang pada malam kejadian ia mengalami luka robek di bagian kuping, kata Jakaria tersulut emosi. Perempuan itu marah-marah dan gak terima ANW menangis.

Baca Juga:  Rama Duwaji: Seniman Cerdas di Balik Kemenangan Besar Zohran

Ia sempat dikeluarkan dari room tempat Betrand Peto dan kawan-kawan, namun teman ANW kembali masuk dan marah-marah dengan teman Betrand Peto. Kemudian kawan ANW sempat diminta keluar lagi karena dianggap terlalu ribut.

“Masuk ke dalam room lagi, marah-marah dengan omongan tinggi ke si A (teman Onyo, sapaan akrab Bertrand Peto). Teman Onyo, ‘Jangan kampungan, kalau bikin ribut mending keluar aja sana!’. Akhirnya ada cewek si A nyamperin misahin,” tuturnya.

Namun, perempuan yang mengalami robek telinga itu kemudian terlibat perkelahian sesama perempuan di sana.

“Berantem di situ jambak-jambakan. Saya misahin di situ. Sudah dipisahin, saya keluarin si kuping yang berdarah, ‘Kenapa bisa kayak gini sampai berantem-berantem?’. Tetap dia gak terima, akhirnya saya panggil manajer saya,” kata Jakaria.

“Yang kuping berdarah itu masuk lagi (ke room) masih gak terima, dia bilang ‘Saya akan viralin semua ini’. Manajer saya ngerasa udah cukup, akhirnya dikeluarin Si Kuping yang berdarah ini akhirnya mereka ke rumah sakit,” sambungnya.

Baca Juga:  Kisah di Balik Menu Lezat, Ada Penderitaan Para Pahlawan Dapur Makan Siang Gratis di Korea

Jakaria pun bicara soal tuduhan dugaan pelecehan seksual yang dituduhkan kepada Betrand oleh ANW. Menurut Jakaria ia merasa tidak ada hal pelecehan terjadi, karena sejak awal dirinya memperkenalkan ANW dan teman-temannya ke room Betrand Peto mereka baik-baik saja.

“Kalau untuk hal itu gak ada. Mereka dari awal bilang yang mau-mau aja, have fun-have fun aja, mungkin dalam keadaan mabuk merasa dilecehkan, tapi ya memang gak ada keributan hal tersebut. Ada teman saya yang di room mungkin lebih tahu,” tuturnya.

“Berita yang beredar terlalu melebih-lebihkan gak ada hal seperti itu. Semua juga sudah kenal, ‘Kenapa sampai gitu apalagi sampai ke Polda lapor?’. Apalagi saya yang jaga mau menyelesaikan baik-baik jangan sampai ada hal-hal di luar sana jadi huru-hara, tapi dari pihak mereka yang cewek itu gak mau,” tegasnya.

Baca Juga:  Menutup Pintu yang Menyakiti: Wardatina Mawa Mantap Cerai Setelah Fakta Terkuak

Revi, seorang server lainnya juga memberikan penjelasan apa yang dia tahu saat berjaga di room Betrand Peto dan kawan-kawannya.

“Mereka enjoy joget bareng, nyanyi bareng, cheers bareng, aku pikir mereka enjoy bareng. Posisi lagi ramai aku keluar dulu buat handle room yang lain, pas aku balik masuk ada yang nangis cewek. Gak lama seperti itu aku panggil server lain yang memang PIC kak A (teman Bertrand Peto). Dia (ANW) nangis terus, ada temennya yang gak terima temannya nangis,” tutur Revi.

Persis dengan yang diceritakan Jakaria, teman ANW tidak terima dan marah-marah hingga terjadi cekcok. Untuk dugaan kekerasan seksual, Revi mengatakan apa yang dia lihat di dalam room.

“Kekerasan Kak BP gak ada, pas aku lihat si cewek nangis justru dia (Betrand) nyamperin, ‘Kakak kenapa nangis?’” kata Revi. (ton)

TEMANISHA.COM