Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ENTREPRENEURSHIP

ITSEC Asia Catat Kinerja Terkuat 2025, Pendapatan Melonjak 62 Persen dan Laba Bersih Tumbuh Signifikan

×

ITSEC Asia Catat Kinerja Terkuat 2025, Pendapatan Melonjak 62 Persen dan Laba Bersih Tumbuh Signifikan

Sebarkan artikel ini
Dalam laporan keuangan audited untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, ITSEC Asia mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp527,1 miliar.
toplegal

TOPMEDIA-PT ITSEC Asia Tbk (IDX: IDX: CYBR) mencatat tahun kinerja terbaik sepanjang 2025 dengan pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas yang signifikan.

Perusahaan keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) ini menunjukkan titik balik penting melalui peningkatan pendapatan sebesar 62 persen serta percepatan strategi produk di segmen enterprise, usaha kecil dan menengah (UKM), hingga konsumen individu.

HALAL BERKAH

Dalam laporan keuangan audited untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, ITSEC Asia mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp527,1 miliar. Angka tersebut meningkat 62,1 persen dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang mencapai Rp325,1 miliar.

Pertumbuhan ini turut mendorong peningkatan laba kotor menjadi Rp284,6 miliar atau naik 141,6 persen secara tahunan. Margin laba kotor juga mengalami peningkatan signifikan menjadi 54 persen dari sebelumnya 36,2 persen pada 2024.

Selain itu, laba operasional perusahaan berhasil berbalik positif menjadi Rp92,5 miliar, setelah pada tahun sebelumnya masih mencatatkan kerugian operasional sebesar Rp435 juta.

Baca Juga:  LEUTI: Kisah Dokter Estetika, dari Penampilan Dekil Menuju Brand Skincare Unggulan

Sementara itu, laba bersih konsolidasi melonjak tajam menjadi Rp65,4 miliar dari Rp0,8 miliar pada 2024. Kinerja tersebut mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam memperluas skala bisnis serta meningkatkan efisiensi operasional.

President Director dan Chief Executive Officer ITSEC Asia, Patrick Rudolf Dannacher, menyatakan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnis dan memperluas inovasi berbasis teknologi.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan mencapai profitabilitas tidak hanya menunjukkan kematangan bisnis, tetapi juga menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mengembangkan kapabilitas keamanan siber berbasis AI serta memberikan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham.

Perkuat Strategi Keamanan Siber Berbasis AI

Sepanjang 2025, ITSEC Asia terus mengembangkan strategi untuk menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.

Salah satu langkah strategis adalah pendirian PT ITSEC Cyber Academy sebagai anak usaha baru yang berfokus pada pelatihan keamanan siber dan kecerdasan buatan bagi sektor pemerintah maupun korporasi.

Di sisi produk, perusahaan meluncurkan aplikasi keamanan siber berbasis AI bernama IntelliBroń Aman.

Baca Juga:  ITSEC Asia Rayakan 16 Tahun, Siap Luncurkan IntelliBron Aman Enterprise untuk Lindungi Perangkat Mobile Institusi

Aplikasi ini dikembangkan untuk pengguna individu dan berhasil melampaui 100.000 unduhan dalam bulan pertama melalui kerja sama pemasangan awal pada perangkat Infinix.

Selain itu, solusi IntelliBroń Orion terus diperkuat untuk mendukung segmen UKM melalui layanan intelijen ancaman berbasis AI dan respons insiden secara real time.

Inovasi ini mencerminkan upaya perusahaan dalam memperluas akses keamanan siber bagi berbagai kalangan, mulai dari perusahaan besar hingga pengguna individu.

Investasi dan Struktur Keuangan Semakin Kuat

Selama 2025, ITSEC Asia mengalokasikan belanja modal sebesar Rp27 miliar untuk pengembangan infrastruktur teknologi, aset digital, serta ekspansi operasional. Investasi tersebut bertujuan memperkuat platform keamanan siber berbasis AI dan mendukung pengembangan produk di berbagai segmen pasar.

Dari sisi struktur keuangan, perusahaan juga mencatat perbaikan rasio utang terhadap ekuitas yang turun dari 1,13 kali menjadi 0,20 kali. Hal ini menunjukkan kondisi keuangan yang semakin sehat dan stabil.

Baca Juga:  Pasar Sememi Jadi Percontohan Gernas Mapan, Mendag Tekankan Kebersihan dan QRIS

Berperan dalam Penguatan Keamanan Siber Nasional

ITSEC Asia juga memperluas perannya dalam ekosistem keamanan digital nasional dengan menginisiasi Gerakan Keamanan Siber Nasional bersama Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia dan Badan Siber dan Sandi Negara.

Inisiatif tersebut bertujuan memperkuat ketahanan digital nasional, termasuk perlindungan infrastruktur vital, pengembangan talenta keamanan siber, serta peningkatan kesadaran keamanan digital bagi lebih dari 65 juta pelaku UKM di Indonesia.

Layanan Professional Security Services dan Managed Security Services tetap menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan, khususnya di sektor jasa keuangan, energi, dan telekomunikasi. Selain itu, ekspansi regional di Singapura turut memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan.

Patrick Rudolf Dannacher menegaskan bahwa strategi inovasi dan kolaborasi yang dijalankan perusahaan saat ini berada pada jalur yang tepat. Ia optimistis ITSEC Asia akan terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem digital di Indonesia.

TEMANISHA.COM