Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Telah Gelar Parade Pelepasan, Timnas Afsel Batal Berangkat ke Meksiko karena Visa

×

Telah Gelar Parade Pelepasan, Timnas Afsel Batal Berangkat ke Meksiko karena Visa

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – Piala Dunia 2026 tinggal menghitung hari pelaksanaan.

Ada hal yang menarik dari persiapan Timnas Afrika Selatan menuju Piala Dunia 2026 yang terganggu hanya 11 hari sebelum pertandingan pembuka turnamen.

HALAL BERKAH

Tim berjuluk Bafana Bafana ini harus tertunda keberangkatannya ke negeri Paman Sam dan Meksiko. Hal itu dikarenakan sejumlah pemain dan ofisial belum menerima visa untuk masuk ke Meksiko.

Seperti diketahui, Timnas Afsel akan melakoni penyisihan grup di Meksiko yang bersamaan sebagai negara pertama yang menjadi lawan mereka.

Menurut Federasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA), tim semula dijadwalkan terbang dari Johannesburg menuju Mexico City menggunakan penerbangan charter pada Minggu pagi waktu setempat.

Rencana itu batal karena persoalan administrasi visa sebagian pemain belum terselesaikan.

“Tim nasional senior putra Afrika Selatan menghadapi kendala terkait visa bagi beberapa pemain dan ofisial. Akibatnya, rombongan tidak dapat melakukan perjalanan ke Amerika Utara pagi ini sesuai jadwal yang telah direncanakan,” demikian pernyataan resmi SAFA.

Baca Juga:  Mikel Arteta Balas Kritikan Pundit, Dominasi dan Rem Tangan Itu Dua Hal Berbeda

Kondisi ini memaksa SAFA untuk memastikan kepastian penyelesaian persoalan tersebut.

“SAFA bekerja tanpa henti untuk memastikan tim dapat terbang ke Mexico City sesegera mungkin menjelang pertandingan pembuka.”

“Kami tetap berkomitmen menjaga program persiapan tim berjalan sesuai rencana. Sementara menunggu keberangkatan, Bafana Bafana akan terus menjalani latihan di Johannesburg,” lanjut pernyataan tersebut.

Menariknya, sebelum masalah visa mencuat, skuad Afrika Selatan mendapat acara pelepasan resmi yang meriah di Johannesburg, Sabtu kemarin.

Momen itu menandai kembalinya Afrika Selatan ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi tuan rumah edisi 2010.

Sehari setelah seremoni itu penerbangan dari Bandara Internasional OR Tambo menuju Mexico City justru harus ditunda.

Sontak, hal ini membuat Menteri Olah raga Afsel Gayton McKenzie berang dan melontarkan kritik keras.

Gayton menyebut persoalan tersebut sebagai sesuatu yang memalukan sekaligus tidak adil bagi timnas.

Baca Juga:  Sejarah Padel yang Kini Marak Jadi Sportainment: Dibawa Pangeran Spanyol dari Meksiko

“Kami dibuat terlihat seperti orang bodoh,” tulis McKenzie melalui platform media sosial X.

Seiring kemudian SAFA mengumumkan menggelar rapat darurat komite organisasi pada Minggu waktu setempat untuk membahas persoalan tersebut.

Pengguna sosial media kemudian ramai mempertanyakan keputusan menggelar parade pelepasan tim apabila pihak terkait sebenarnya sudah mengetahui masih ada pemain yang belum mengantongi visa.

Untuk diketahui, Afrika Selatan dijadwalkan menjalani laga uji coba melawan Jamaika pada 5 Juni sebagai bagian dari persiapan terakhir sebelum Piala Dunia 2026.

Nantinya, setelah menghadapi Meksiko pada laga pembuka Grup, mereka akan bertemu Republik Ceko pada 18 Juni dan Korea Selatan pada 24 Juni.

Hugo Broos selaku Pelatih kepala Timnas Afrika Selatan telah mengumumkan skuad berisi 26 pemain pada Rabu lalu, termasuk dua pemain yang belum pernah tampil bersama timnas senior.

Baca Juga:  Pesohor Italia Ini Kritik Timnas Italia Berisikan Pemain Manja

Afrika Selatan bukanlah satu-satunya peserta Piala Dunia 2026 yang menghadapi persoalan visa. Timnas Iran juga masih menunggu penerbitan visa Amerika Serikat bagi sejumlah anggota delegasi mereka.

Iran yang dijadwalkan menghadapi Selandia Baru pada laga pertama fase grup pada 15 Juni sebelum menjalani dua pertandingan grup lainnya di Amerika Serikat.

Dari laporan media pemerintah Iran pada Sabtu, FIFA telah memberi tahu Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI), Mahdi Mohammadnabi, bahwa proses administrasi masih berlangsung dan visa akan diterbitkan pekan ini.

Mehdi Taj, Presiden FFIRI sebelumnya mengatakan pada Rabu lalu bahwa ia berharap Amerika Serikat memberikan visa masuk ganda kepada delegasi Iran mengingat tim akan keluar-masuk negara tersebut selama turnamen berlangsung.

Kemudian, sebagai langkah antisipasi, Iran bahkan telah memindahkan pusat latihan mereka dari Arizona, Amerika Serikat, ke Meksiko, pekan lalu. (*)

 

 

 

TEMANISHA.COM