Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
INTERNATIONAL

Iran Ogah Diajak Damai, Trump Geram: Menyerah Total atau Sepakati!

×

Iran Ogah Diajak Damai, Trump Geram: Menyerah Total atau Sepakati!

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Konflik AS - Iran (istimewa)
toplegal

TOPMEDIA, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berang usai Iran membantah sedang bernegosiasi dengan AS. Trump pun mengancam Iran agar mengakui adanya kesepakatan atau menyerah.

Dilansir AFP dan Al Jazeera, Senin (3/8/2026), dalam unggahan di media sosial Truth, dengan penuh amarah, Trump mengatakan bahwa blokade militer AS akan berlanjut hingga ada “Kesepakatan, atau penyerahan total.”

HALAL BERKAH

Presiden AS tersebut mengkritik Iran karena tidak menyetujui “diskusi apa pun”. Dia geram Iran hanya berurusan dengan Oman.

“Kepemimpinan Iran sungguh munafik! Mereka meminta pertemuan, sebagian orang mengatakan ‘memohon’ pembicaraan dimulai, dengan lebih banyak pertemuan dijadwalkan dalam waktu dekat, dan mereka mengatakan, secara terbuka dan bangga, bahwa mereka tidak mengadakan diskusi apa pun, bahwa tidak ada yang dibicarakan, dan mereka hanya berurusan dengan ‘Oman’,” tulis Trump.

Baca Juga:  11 Menteri Luar Negeri ASEAN Desak AS-Iran Bangun Kembali Negoisasi

Trump juga menuduh Iran melanjutkan omong kosong tentang Selat Hormuz. Trump mengatakan selat itu dikendalikan oleh militer AS.

“Kemudian mereka melanjutkan dengan omong kosong mereka yang biasa dengan mengatakan, Selat Hormuz akan dioperasikan secara kuat oleh mereka, padahal selat itu sudah sepenuhnya dikendalikan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat dan ‘Blokade’ kita atau, seperti yang dikatakan sebagian orang, “Tembok Baja Amerika Serikat!” katanya.

Trump kemudian memberikan Iran pilihan untuk melakukan kesepakatan atau penyerahan total. Trump mengatakan Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.

“Tidak ada yang bisa sampai ke Iran, kecuali jika kita menginginkannya, dan tidak akan ada yang bisa sampai, kecuali jika Kesepakatan, atau Penyerahan Total, tercapai. Terlepas apakah Iran mau mengakuinya atau tidak, kita sebenarnya sedang membicarakan solusi untuk masalah yang telah mereka sebabkan selama beberapa dekade. Sangat sederhana, IRAN TIDAK AKAN PERNAH MEMILIKI SENJATA NUKLIR!” pungkasnya.

Baca Juga:  Kondisi Tak Menentu, Maskapai Global Tangguhkan Penerbangan ke Timur Tengah

Iran Bantah soal Negosiasi

Pemerintah Iran menegaskan bahwa pihaknya saat ini tidak sama sekali sedang melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat.

Iran mengatakan pihaknya sedang bernegosiasi dengan Oman mengenai rute aman sementara melintasi Selat Hormuz.

“Saat ini kami tidak sedang bernegosiasi dengan Amerika Serikat. Negosiasi kami adalah dengan Oman untuk mengamankan jalur melalui Selat Hormuz,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei dalam konferensi pers mingguan, dilansir kantor berita AFP, Senin (3/8).

Esmaeil mengatakan bahwa mencapai kesepakatan dengan Oman tidak cukup untuk membuka kembali selat tersebut, karena situasinya akan tetap tidak berubah selama “agresi” AS berlanjut.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan kekesalannya setelah pihak Iran membantah sedang melakukan negosiasi langsung dengan Washington.

Baca Juga:  Publik AS Mayoritas Setuju Pemakzulan Presiden Trump

Sebelumnya Trump menyatakan bahwa negosiasi baru antara AS dan Iran akan dimulai dan berharap adanya kesepakatan. (ton)

TEMANISHA.COM