TOPMEDIA, SURABAYA – Kabar mengejutkan datang dari jagat sepak bola tanah air. Penyerang andalan sekaligus kapten tim Persebaya Surabaya, Bruno Moreira, resmi mengumumkan perpisahan dengan klub kebanggaan masyarakat Kota Pahlawan tersebut.
Pemain asal Brasil ini dipastikan tidak akan lagi memperkuat Persebaya pada kompetisi musim depan. Ia memilih untuk melebarkan sayapnya dengan melanjutkan karier sepak bola di luar negeri bergabung dengan sebuah klub yang akan berkompetisi di Asia Champions League (ACL) Elite 1.
Kepastian hengkangnya pemain berusia 27 tahun itu disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya, @brunomoreira99, pada Selasa (2/6).
Dalam unggahan emosional yang juga menandai akun resmi klub, Bruno menyampaikan pesan menyentuh hati kepada seluruh elemen tim, manajemen, serta suporter setia Persebaya.
“Jika saya bisa kembali ke masa lalu, saya akan melakukan semuanya dengan cara yang persis sama,” tulis Bruno dalam takarir (caption) unggahan perpisahannya.
Bagi Bruno, setiap dinamika yang ia lalui di Kota Pahlawan—baik saat merayakan kemenangan maupun saat terpuruk dalam kegagalan—telah membentuk dirinya menjadi pribadi dan pesepak bola yang jauh lebih matang.
Ia juga mengapresiasi manajemen, staf pelatih, hingga rekan setimnya yang telah memberikan pelajaran berharga tentang arti kebersamaan dan kesetaraan demi mencapai target tim.
Selama dua periode masa baktinya di Surabaya, Bruno Moreira bukan sekadar pemain asing biasa. Ia adalah ruh permainan, mesin gol, sekaligus sosok pemimpin yang disegani di dalam maupun di luar lapangan.
Bruno Moreira selama berseragam Persebaya (2021–2022 & 2023–2026) total telah mencatatkan 119 penampilan/pertandingan dengan 39 gol dan 18 assist.
Tidak lupa, Bruno menitipkan pesan terakhir yang menyentuh untuk para pendukung fanatik Persebaya. Ia mengakui bahwa atmosfer militan dan dukungan tanpa henti dari Bonek dan Bonita adalah bahan bakar utama yang membuatnya selalu tampil spartan di lapangan.
“Terima kasih, Bonek & Bonita, atas setiap bentuk dukungan, setiap nyanyian, dan setiap momen yang tak terlupakan. Saya akan membawa kalian di dalam hati saya selamanya,” tulis Bruno.
Kehilangan sosok kapten sekaligus top skor seperti Bruno Moreira jelas menjadi tamparan keras sekaligus tantangan besar bagi manajemen Persebaya dalam menatap kompetisi musim depan.
Menemukan suksesor yang memiliki kualitas teknis sekaligus leadership setara Bruno tentu bukan perkara mudah.
Hingga artikel ini diterbitkan, pihak manajemen Persebaya Surabaya belum memberikan rilis resmi terkait siapa sosok pemain asing baru yang akan diplot untuk mengisi lubang besar yang ditinggalkan sang kapten. Salam Satu Nyali, Wani! (*)



















