Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Arbeloa Semprot Wasit, Kartu Merah Camavinga Jadi Titik Balik Kekalahan Madrid dari Bayern

×

Arbeloa Semprot Wasit, Kartu Merah Camavinga Jadi Titik Balik Kekalahan Madrid dari Bayern

Sebarkan artikel ini
Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, menilai kartu merah yang diterima Eduardo Camavinga menjadi faktor krusial dalam tersingkirnya timnya dari Liga Champions UEFA setelah kalah dramatis dari Bayern Munich.
toplegal

TOPMEDIA-Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, menilai kartu merah yang diterima Eduardo Camavinga menjadi faktor krusial dalam tersingkirnya timnya dari Liga Champions UEFA setelah kalah dramatis dari Bayern Munich.

Dalam laga perempat final leg kedua di Allianz Arena, Madrid sempat unggul 3-2 dengan agregat imbang 4-4 dan pertandingan berpotensi berlanjut ke babak tambahan waktu.

HALAL BERKAH

Namun situasi berubah drastis pada menit ke-86 ketika Camavinga menerima kartu kuning kedua dari wasit Slavko Vinčić.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bayern dengan cepat. Luis Díaz mencetak gol tiga menit setelah kartu merah tersebut untuk membawa Bayern unggul agregat.

Pada detik terakhir pertandingan, Michael Olise menambah gol yang memastikan kemenangan Bayern dengan agregat 6-4.

Tak hanya Camavinga, gelandang muda Madrid Arda Güler juga harus meninggalkan lapangan setelah peluit akhir karena memprotes keputusan wasit secara keras.

Baca Juga:  Thomas Tuchel Tegaskan Persaingan Ketat, Pemain Muda Inggris Bersaing Rebut Tempat di Piala Dunia 2026

Arbeloa menegaskan bahwa keputusan wasit mengeluarkan kartu merah sangat memengaruhi jalannya pertandingan.

“Saya pikir jelas sekali kartu merah itu menentukan hasil pertandingan. Anda tidak bisa mengusir pemain karena pelanggaran seperti itu. Saya bahkan merasa wasit tidak menyadari bahwa Camavinga sudah memiliki satu kartu kuning sebelumnya,” ujar Arbeloa.

Gelandang Madrid, Jude Bellingham, juga melontarkan kritik tajam terhadap keputusan tersebut. Ia menyebut kartu merah yang diberikan kepada Camavinga sebagai keputusan yang tidak masuk akal.

“Itu lelucon. Dua pelanggaran, dua kartu kuning,” kata Bellingham singkat saat melewati area mixed zone.

Bek tengah Madrid, Antonio Rüdiger, memilih menahan komentarnya, namun tetap menyiratkan ketidakpuasan terhadap kepemimpinan wasit.

Baca Juga:  Berpeluang Pulkam ke London, Harry Kane Memiliki Klausul Tinggalkan Jerman

“Lebih baik tidak berbicara… Anda sudah melihat sendiri,” ucapnya.

Meski gagal melaju ke semifinal, Arbeloa tetap memuji perjuangan para pemainnya. Dalam pertandingan tersebut, Madrid sebenarnya tampil impresif sejak awal laga.

Güler membuka keunggulan hanya dalam waktu sekitar 35 detik setelah pertandingan dimulai. Pemain muda asal Turki itu kemudian mencetak gol keduanya melalui tendangan bebas indah

. Selain itu, Kylian Mbappé juga turut mencatatkan namanya di papan skor sebelum turun minum.

“Saya bangga dengan performa para pemain. Saya turut sedih untuk mereka dan para pendukung, baik yang hadir di stadion maupun yang menonton dari rumah.

Sangat menyakitkan karena Real Madrid tidak akan meraih gelar Eropa ke-16 musim ini. Mereka sudah memberikan segalanya,” tutur Arbeloa.

Baca Juga:  Bayern Munich Kembali Jadi Tuan Rumah Final Liga Champions 2028, Wembley dan Camp Nou Berebut Edisi 2029

Kekalahan ini juga memunculkan spekulasi mengenai masa depan Arbeloa di kursi pelatih Madrid. Saat ini, Madrid juga tertinggal sembilan poin dari rival abadinya, Barcelona, dalam perburuan gelar LaLiga.

Arbeloa mengaku siap menerima konsekuensi atas hasil buruk tersebut. Ia menyatakan sejak menggantikan Xabi Alonso pada Januari lalu, dirinya berusaha membantu tim semaksimal mungkin.

“Saya akan menerima konsekuensi dari kekalahan seperti ini. Sejak duduk di kursi ini, saya berusaha membantu klub dengan segala cara,” ujarnya.

Madrid selanjutnya dijadwalkan menghadapi Alavés, Real Betis, dan Espanyol di LaLiga sebelum menjalani laga panas El Clásico melawan Barcelona di Camp Nou pada 10 Mei mendatang.

 

TEMANISHA.COM