TOPMEDIA, SURABAYA – Persebaya Surabaya benar-benar sedang tidak baik-baik saja. Pasca pulang tanpa poin dari markas Persija setelah kekalahan telak 0-3, tim berjuluk Bajol Ijo ini kini dihadapkan pada krisis kebugaran pemain yang cukup pelik.
Padahal, lawan yang sudah menunggu di depan mata bukanlah tim sembarangan. Bruno Moreira dkk segera dihadapkan pada laga penting bertajuk Derby Suramadu menghadapi Madura United.
Laga pekan ke-28 Super League 2025/2026 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (17/4) malam. Namun nyatanya, hingga H-2 pertandingan, skuad asuhan Bernardo Tavares masih pincang di berbagai lini.
Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, tak menutupi keresahannya. Ia menyebut bahwa saat ini banyak pemain pilar yang belum siap membantu tim secara maksimal karena dihantam badai cedera dan masalah kesehatan.
“Kami masih menghadapi situasi di mana banyak pemain yang cedera maupun sakit. Saya berharap beberapa dari mereka bisa segera pulih, meski waktunya sangat singkat,” ungkap Tavares saat sesi latihan di Surabaya, Rabu (15/4).
Rapuhnya kondisi fisik pemain sejatinya sudah terlihat saat dihajar Persija di GBK pada pekan lalu. Bek asing Leo Lelis harus ditarik keluar lebih awal karena cedera.
Tak hanya itu, kondisi sang motor serangan Bruno Moreira dan kiper nomor satu Ernando Ari masih menjadi tanda tanya besar. Keduanya diragukan bisa tampil 100 persen dalam laga krusial nanti.
Kondisi persiapan yang mepet membuat Tavares harus realistis. Ia mengaku belum bisa menentukan starting eleven karena masih harus memantau laporan tim medis hingga menit-menit terakhir sebelum kick-off.
“Untuk persiapan teknis sudah kami mulai. Namun jujur saja, kami belum tahu siapa saja yang benar-benar siap bermain penuh. Beberapa pemain yang kemarin dipaksakan tampil juga sebenarnya belum pulih benar,” jelas mantan pelatih PSM Makassar tersebut.
Di tengah situasi terjepit, Tavares meminta para penggawa Green Force yang tersisa untuk tidak loyo. Baginya, Derby Jatim adalah soal harga diri dan kerja keras di lapangan.
“Fokus kami adalah menyiapkan pemain yang ada. Siapa pun yang turun harus bekerja ekstra keras dan memberikan yang terbaik. Kami butuh hasil positif untuk bangkit,” tegasnya. (*)



















