Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
INTERNATIONAL

11 Menteri Luar Negeri ASEAN Desak AS-Iran Bangun Kembali Negoisasi

×

11 Menteri Luar Negeri ASEAN Desak AS-Iran Bangun Kembali Negoisasi

Sebarkan artikel ini
Bendera negara-negara Asean. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Negara-negara Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN mendorong Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk melanjutkan perundingan guna mengakhiri perang di Timur Tengah.

ASEAN mendesak agar AS dan Iran segera memastikan jalur pelayaran aman di Selat Hormuz atau kembali membuka jalur perairan tersebut.

HALAL BERKAH

Negara-negara Asia Tenggara seperti Filipina dan Malaysia sangat bergantung pada minyak dari Timur Tengah, yang sebagain besar di impor melalui selat Hormuz, yang secara efektif ditutup selama perang Iran-AS itu seperti diberitakan AFP, Senin (13/4/2026).

11 menteri luar negeri negara anggota ASEAN melakukan pertemuan melalui daring membahas perang AS-Israel kontra Iran itu, setelah beberapa jam sebelum Angkatan Laut AS akan memulai blokade pelabuhan Iran.

Baca Juga:  Turis Rusia Ancam Turun dari Pesawat, AirAsia Lakukan Pendaratan Darurat

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump memerintahkan blokade jalur utama perdagangan minyak melalui laut setelah negosiasi gagal antara AS-Iran di Pakistan.

Hal itu karena apa yang dikatakan Trump sebagai penolakan Iran untuk meninggalkan ambisinya mengembangkan senjata nuklir.

Para menteri luar negeri ASEAN sepakat untuk mendesak AS dan Iran untuk “melanjutkan negosiasi yang akan mengarah pada pengakhiran konflik secara permanen dan perdamaian serta stabilitas yang langgeng di kawasan tersebut,”.

Wakil-wakil Negara ASEAN ini juga menyerukan “implementasi penuh dan efektif” dari gencatan senjata dua minggu yang sedang berlangsung dan “pemulihan jalur transit kapal dan pesawat yang aman, tanpa hambatan, dan berkelanjutan di Selat Hormuz”.

Baca Juga:  Bandara Dubai Buka Kembali Penerbangan, Tapi Bersifat Terbatas

Sebab, menurut Badan Energi Internasional, sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia melalui laut melewati Selat Hormuz, dan 80 persen di antaranya menuju pasar Asia.

Filipina saat ini memegang jabatan ketua bergilir ASEAN, bulan lalu menerapkan sistem kerja empat hari seminggu untuk pegawai negeri sipil dalam upaya menghemat bahan bakar. Kemudian Malaysia, Thailand, dan Vietnam mendorong pegawai negeri untuk bekerja dari rumah. (*)

TEMANISHA.COM