Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ECONOMY & FINANCE

Pertamina Catat Kenaikan Konsumsi BBM di Jatim selama Satgas RAFI

×

Pertamina Catat Kenaikan Konsumsi BBM di Jatim selama Satgas RAFI

Sebarkan artikel ini
Pertamina Patra Niaga mencatat kenaikan konsumsi BBM dan avtur selama masa lebaran 2026. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA, SURABAYA – Pertamina Patra Niaga mencatat kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur selama pelaksanaan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026, yakni mencapai 19 persen.

Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, menyatakan bahwa selain BBM, kenaikan juga terjadi pada konsumsi elpiji sebesar 6,2 persen dan avtur 13 persen dari rata-rata konsumsi normal pada periode 9 Maret hingga 1 April 2026.

HALAL BERKAH

“Pada masa arus mudik dan arus balik, perjalanan masyarakat Jatim terpantau aman dan lancar,” katanya di Surabaya, Senin (5/4/2026).

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menjelaskan ketersediaan stok BBM, elpiji, dan avtur selama masa Satgas terjaga dalam kondisi aman dengan ketahanan stok yang bervariasi mulai dari 8 hingga 15 hari tergantung produk dan wilayah.

Baca Juga:  Mudik Lebaran Dorong Lonjakan SPKLU, Transaksi Naik 4 Kali Lipat

Selama masa Satgas RAFI 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan kesiapan infrastruktur distribusi di Jatim melalui pengoperasian enam Terminal BBM (Fuel dan Integrated Terminal), 1016 SPBU, 33 SPBUN, 969 Agen LPG, dan enam Aviation Fuel Terminal.

Guna memberikan kenyamanan, Pertamina Patra Niaga juga menyediakan layanan tambahan bagi pemudik dengan menghadirkan Serambi MyPertamina.

Ahad memastikan hasil evaluasi Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2026 akan menjadi landasan untuk menyempurnakan strategi distribusi energi ke depan.

“Kami akan terus meningkatkan keandalan layanan, terutama untuk wilayah-wilayah dengan tantangan geografis dan lonjakan konsumsi, agar kebutuhan energi masyarakat senantiasa terpenuhi,” kata Ahad. (*)

TEMANISHA.COM