Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ECONOMY & FINANCE

PLN Kerahkan 1.390 Personel Jaga Keandalan Listrik Jatim Bali

×

PLN Kerahkan 1.390 Personel Jaga Keandalan Listrik Jatim Bali

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA – PT PLN (Persero) mengerahkan 1.390 personel untuk menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Jawa Timur dan Bali selama periode siaga pengamanan Lebaran Idul Fitri pada 12 hingga 31 Maret 2026.

“Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan saat kebutuhan listrik masyarakat meningkat,” kata General Manager (GM) PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) Ika Sudarmaja di Surabaya, Minggu (15/3/2026).

HALAL BERKAH

Ika mengatakan, seluruh personel tersebut akan bersiaga selama 24 jam penuh setiap harinya selama masa siaga berlangsung.

Para petugas juga telah dibekali dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dalam penanganan berbagai potensi gangguan pada sistem transmisi.

Baca Juga:  Hunian Vertikal di Surabaya Stagnan, 42 Persen Apartemen Masih Kosong

Selain kesiapan personel, PLN UIT JBM juga menyiapkan sebanyak 16 posko siaga yang terdiri dari 15 posko di unit layanan serta satu posko di tingkat unit induk.

Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi pemantauan sistem kelistrikan sekaligus titik respons cepat apabila terjadi potensi gangguan pada jaringan transmisi.

Kesiapan ini turut didukung dengan berbagai peralatan penunjang untuk menghadapi kondisi darurat di antaranya 12 unit crane, 10 unit manlift, dan satu peralatan online washer.

Kemudian tujuh unit Emergency Restoration System (ERS), lima unit trafo mobile, serta tujuh unit DC mobile dan berbagai perlengkapan teknis lainnya.

Seluruh peralatan itu, kata Ika, dipastikan dalam kondisi siap operasi guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan pada jaringan transmisi.

Baca Juga:  Industri Jatim Hadapi Risiko Rantai Pasok Akibat Konflik Global

PLN UIT JBM melalui bidang logistik juga telah menyiapkan berbagai material spare sebagai langkah antisipatif dalam kondisi darurat.

Penempatan material tersebut telah mempertimbangkan faktor aksesibilitas dan jarak tempuh yang strategis sehingga dapat segera digunakan apabila terjadi kegagalan pada peralatan di lapangan.

“Melalui kesiapan personel, peralatan, serta dukungan material cadangan, PLN UIT JBM berkomitmen menjaga keandalan sistem transmisi selama masa siaga Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Ika.

Dengan berbagai langkah itu, PLN UIT JBM optimistis dapat menjaga keandalan sistem kelistrikan selama masa siaga sehingga kebutuhan listrik masyarakat di wilayah Jawa Timur dan Bali tetap terpenuhi secara andal dan berkelanjutan. (*)

TEMANISHA.COM