Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Transformasi Eks Hi-Tech Mall: Dari Pusat IT Lawas Jadi Creative Hub Terbesar di Surabaya

×

Transformasi Eks Hi-Tech Mall: Dari Pusat IT Lawas Jadi Creative Hub Terbesar di Surabaya

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Eri Cahyadi saat meninjau progres pembangunan lantai basement eks gedung Hi-Tech Mal Surabaya. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Gedung legendaris eks Hi-Tech Mall di Jalan Kusuma Bangsa Surabaya sebentar lagi tak hanya menjadi saksi bisu kejayaan pusat elektronik di masa lalu. Di bawah komando Wali Kota Eri Cahyadi, gedung ini tengah bersiap bersalin rupa menjadi pusat ekosistem kreatif anak muda, UMKM, hingga perkantoran modern dengan konsep mini exposure.

Cak Eri sapaan akrab Wali Kota Surabaya, turun langsung meninjau progres renovasi gedung legendaris itu pada Selasa (10/3). Ia didampingi jajaran Perangkat Daerah (PD) memastikan transformasi ini bukan sekadar polesan fisik, melainkan upaya menghidupkan kembali denyut ekonomi kreatif di Kota Pahlawan.

HALAL BERKAH

Target terdekat, gedung itu akan menjalani soft opening pada Mei atau Juni 2026. Area basement diproyeksikan menjadi panggung bagi komunitas anak muda. Mulai dari pecinta motor custom hingga pegiat industri kreatif lainnya akan diberikan ruang berkreasi di sini.

Baca Juga:  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

Agar suasana tak pengap karena berada di bawah tanah, Cak Eri memberikan instruksi khusus. “AC sentral harus berfungsi maksimal dan sirkulasi udara diatur detail. Untuk lantai bawah, kita pakai polished concrete (beton poles). Selain pengerjaannya cepat, kesan estetiknya dapat, cocok buat anak muda,” tegas Eri.

Untuk menyulap eks Hi-Tech Mal menjadi pusat cretaive hub anak muda, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah membagi gedung ini dalam beberapa zona strategis.

  • Lantai Basement akan dipakai untuk pusat komunitas, brand lokal, dan UMKM.
  • Lantai 1 dipertahankan untuk area pedagang IT & komputer sebagai identitas dari Hi-Tech Mal sebagai ikon perdagangan teknologi dan digital Kota Pahlawan.
  • Lantai 2 digunakan sebagai kantor perangkat daerah (PD), KORMI, Karang Taruna, dan Rumah Bahasa.
  • Lantai 3 untuk multifunction hall seperti gedung pernikahan, konser mini, dan fasilitas olahraga.
  • Rooftop atau lantai paling atas akan didesain lebih mewah dengan material granit untuk mengakomodasi kebutuhan komersial seperti resepsi pernikahan atau pertemuan besar.
Baca Juga:  Pemkot Surabaya Buru Pelaku Vandalisme Mural di Gubeng Pojok, Cak Eri: Hukumannya Harus Berat!

Kabar baik bagi para pelaku usaha dan komunitas. Pemkot Surabaya berencana memberikan skema gratis biaya sewa selama enam bulan hingga satu tahun pertama. Langkah ini diambil untuk menstimulus okupansi gedung sekaligus meringankan beban operasional di masa awal operasional.

Namun, tidak semua tenant bisa masuk begitu saja. Pemkot akan melakukan tahap kurasi ketat.”Kita kurasi brand lokal yang bagus. Harus ada konektivitas antar sektor,” katanya.

Selain itu, pemkot juga memberikan ruang bagi seniman eks THR untuk unjuk karya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Iman Kristian, mengungkapkan bahwa pengerjaan saat ini fokus pada penyempurnaan kolom, lantai, dan fasilitas penunjang seperti toilet serta eskalator.

Baca Juga:  Pemerintah Dorong Penyerapan KUR Perumahan di Jawa Timur, Target Rp 20 Triliun untuk Percepat Pembangunan Rumah Subsidi

“Progres fisik sudah di angka 70 persen hingga 80 persen. Basement akan beroperasi lebih awal, disusul lantai 3 pada Juli mendatang. Saat ini sudah ada puluhan tenant yang mengantre untuk masuk,” jelas Iman.

Dengan konsep baru ini, eks Hi-Tech Mall diharapkan tidak hanya menjadi tempat belanja, tapi menjadi melting pot (titik temu) bagi talenta-talenta kreatif Surabaya untuk naik kelas. (*)

TEMANISHA.COM