TOPMEDIA – Kematian pimpinan kartel Meksiko menyeret banyak spekulasi. Seorang model bernama Maria Julissa mencuat dalam keterkaitan itu, namun ia kemudian membantah terlibat tewasnya El Mencho.
Maria Julissa terseret rumor kartel, kendati demikian hal itu tidak ada bukti yang memperkuat keterlibatan wanita berambut pirang itu.
Mara adalah model dan influencer asal Meksiko. Ia mendadak menjadi sorotan dikaitkan dengan operasi militer yang menewaskan pemimpin Kartel Jalisco New Generation (CJNG), El Mencho.
Ada sebuah spanduk terbentang di jembatan yang dekat dengan basis CJNG S pada 22 Februari di Tapalpa. Spanduk itu menuduh Julissa berkhianat dan menyebut ia telah mengirim marinir. Tuduhan itu langsung memicu spekulasi di media sosial.
Maria yang memiliki pengikut di Instagram sebanyak 3,6 juta ini langsung membuat pernyataan bahwa dirinya tidak ada hubungannya dengan situasi tersebut dan menyebut klaim yang beredar sebagai tidak benar dan tidak berdasar.
Maria kemudian meminta publik untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Hingga kini pun otoritas di Meksiko tidak pernah menyebut namanya dalam kaitan dengan operasi tersebut.
Hal ini dikaitkan oleh kabar bahwa anggota kartel yang loyal kepada El Mencho, mencurigai adanya koneksi asmara antara sang gembong dan Julissa. Kecurigaan inilah yang disebut-sebut memicu perburuan terhadapnya.
Itu menjadi dugaan internal di kalangan kartel dan bukan hasil penyelidikan resmi aparat. MarĂa Julissa mengonfirmasi bahwa dia tidak memiliki hubungan romantis dengan El Mencho. (*)



















