TOPMEDIA-Ekspansi layanan kesehatan di Jawa Barat semakin diperkuat dengan peresmian Primaya Rajawali Hospital, hasil transformasi dari RS Rajawali menjadi fasilitas kesehatan terintegrasi berbasis layanan unggulan atau Center of Excellence di Bandung, Kamis (16/4/2026).
Transformasi ini dinilai relevan dengan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan berkualitas di wilayah perkotaan, khususnya dalam penanganan penyakit tidak menular seperti kanker dan penyakit jantung yang terus menunjukkan tren peningkatan.
Langkah pengembangan tersebut dilakukan oleh Primaya Hospital Group sebagai bagian dari strategi ekspansi layanan kesehatan modern berbasis digitalisasi dan fasilitas medis terkini.
Rumah sakit ini menghadirkan berbagai layanan unggulan, di antaranya Oncology Center, Mother & Child Center, serta Trauma Center.
Ke depan, pengembangan juga akan mencakup Heart & Vascular Center, Brain & Neuro Center, hingga Urology & Nephrology Center guna menjawab kebutuhan medis yang semakin kompleks.
Berdasarkan data surveilans kesehatan daerah, Provinsi Jawa Barat tercatat memiliki jumlah kasus kanker terbesar di Indonesia, mencapai 156.977 kasus.
Selain itu, data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2025 menunjukkan prevalensi penyakit jantung di Jawa Barat menempati peringkat keempat tertinggi secara nasional.
Menjawab tantangan tersebut, Primaya Rajawali Hospital menghadirkan layanan komprehensif melalui Oncology Center dengan terapi seperti imunoterapi dan kemoterapi, serta layanan diagnostik dan penanganan penyakit jantung melalui Heart & Vascular Center.
Peresmian rumah sakit ini turut dihadiri Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang menyampaikan bahwa indeks kepuasan pasien terhadap layanan kesehatan di Kota Bandung saat ini telah mencapai 85 persen.
Ia berharap kehadiran fasilitas kesehatan berbasis teknologi dan layanan terintegrasi dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperluas akses layanan yang cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat.
Mengusung tema “Commitment to Excellence, Compassion in Care”, Primaya Rajawali Hospital menitikberatkan keseimbangan antara keunggulan klinis dan pendekatan empati kepada pasien.
Hal tersebut diwujudkan melalui penguatan sistem layanan, pemanfaatan teknologi digital, serta penerapan standar operasional yang berfokus pada patient-centered care.
CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, menegaskan bahwa transformasi ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi merupakan pengembangan menyeluruh pada sistem layanan, teknologi, dan standar klinis.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses layanan kesehatan berkualitas dan inklusif, khususnya di wilayah Bandung dan sekitarnya.
Dari sisi fasilitas, Primaya Rajawali Hospital memiliki 20 poliklinik dengan kapasitas 102 tempat tidur. Layanan intensif juga tersedia, mulai dari ICU, NICU, PICU, hingga HCU, serta didukung oleh 36 dokter spesialis dan subspesialis.
Rumah sakit ini juga dilengkapi teknologi medis modern seperti endoskopi untuk mendukung proses diagnosis yang lebih akurat. Selain itu, pengembangan layanan bedah minimal invasif serta diagnostik lanjutan menjadi bagian dari peningkatan mutu layanan.
Direktur Primaya Rajawali Hospital, dr. Budiyanto, menjelaskan bahwa transformasi dilakukan secara menyeluruh, termasuk pada sistem layanan dan pengalaman pasien.
Ia menyebutkan bahwa digitalisasi diterapkan melalui penggunaan Electronic Medical Record (EMR), standardisasi clinical pathway berbasis bukti ilmiah, serta penguatan budaya pelayanan yang berfokus pada kebutuhan pasien.
Selain itu, rumah sakit juga menghadirkan aplikasi digital serta sistem rujukan internal antarjaringan, sehingga pasien dapat memperoleh layanan second opinion tanpa harus berpindah fasilitas kesehatan.
Sebagai bagian dari masa pembukaan, Primaya Rajawali Hospital menghadirkan sejumlah program promosi, di antaranya potongan 50 persen untuk konsultasi dokter spesialis serta paket skrining kesehatan mulai dari Rp299.000 hingga 30 Juni 2026.
Paket tersebut mencakup skrining kanker berupa pemeriksaan darah lengkap, urine, rontgen thorax, serta USG mammae gratis. Selain itu, tersedia pula paket skrining jantung yang meliputi pemeriksaan darah lengkap, urine, rontgen thorax, serta EKG tanpa biaya tambahan.
Ke depan, Primaya Rajawali Hospital berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
Hal ini diwujudkan melalui kerja sama dengan berbagai mitra penjamin layanan kesehatan, termasuk perusahaan, asuransi, BPJS Kesehatan, serta BPJS Ketenagakerjaan.
Dengan berbagai fasilitas dan layanan unggulan tersebut, kehadiran Primaya Rajawali Hospital diharapkan menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Bandung dan sekitarnya.



















