TOPMEDIA – Presiden RI Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan susunan Kabinet Merah Putih. Dalam reshuffle terbaru yang menjadi yang keenam sejak ia menjabat, sebanyak enam pejabat baru resmi dilantik di Istana Presiden pada Senin, 27 April 2026.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan sekaligus menyegarkan struktur kabinet agar lebih responsif terhadap berbagai tantangan. Perubahan ini juga menandai konsistensi Prabowo dalam melakukan evaluasi terhadap jajaran pembantunya selama hampir dua tahun masa kepemimpinan. Adapun enam nama yang dipercaya mengisi posisi strategis dalam reshuffle kali ini adalah:
Masuknya sejumlah figur baru ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dalam isu lingkungan, ketahanan pangan, hingga komunikasi publik pemerintah yang belakangan menjadi sorotan.
Sebelum reshuffle terbaru ini, Prabowo sudah beberapa kali melakukan perubahan komposisi kabinet sejak 2025. Salah satu perombakan awal terjadi pada 19 Februari 2025, ketika posisi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi beralih dari Satryo Soemantri Brodjonegoro kepada Brian Yuliarto.
Perubahan besar kemudian berlangsung pada 8 September 2025. Saat itu, jabatan Menteri Keuangan yang sebelumnya dipegang Sri Mulyani Indrawati digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Selain itu, sejumlah posisi lain seperti Menteri Koperasi dan Menteri P2MI juga ikut mengalami perombakan.
Tak berselang lama, pada 17 September 2025, reshuffle kembali dilakukan. Posisi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan berpindah dari Budi Gunawan kepada Djamari Chaniago. Sementara kursi Menteri Pemuda dan Olahraga yang sebelumnya dijabat Dito Ariotedjo kemudian diisi oleh Erick Thohir.
Perombakan juga berlanjut pada 8 Oktober 2025 dengan perubahan pada sejumlah posisi wakil menteri dan pejabat strategis lainnya, termasuk di lingkungan Badan Pengelola BUMN. Langkah ini menunjukkan adanya penyesuaian berkelanjutan dalam struktur pemerintahan untuk menjaga efektivitas kebijakan.
Terakhir sebelum reshuffle April 2026, perubahan terjadi pada 5 Februari 2026, ketika posisi Wakil Menteri Keuangan diisi oleh Juda Agung menggantikan Thomas Djiwandono.
Rangkaian reshuffle yang dilakukan secara berkala ini mencerminkan strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas sekaligus meningkatkan performa kabinet. Dengan komposisi baru ini, diharapkan roda pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dan mampu menjawab berbagai tantangan nasional ke depan. (*)
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru, Reshuffle Kabinet Kian Intensif
TOPMEDIA – Presiden RI Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan susunan Kabinet Merah Putih. Dalam reshuffle terbaru yang menjadi yang keenam sejak ia menjabat, sebanyak enam pejabat baru resmi dilantik di Istana Presiden pada Senin, 27 April 2026.



















