Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

Pemkot Surabaya Tegaskan Balai Pemuda Tetap untuk Seniman, Regulasi Penggunaan Akan Ditata Ulang

×

Pemkot Surabaya Tegaskan Balai Pemuda Tetap untuk Seniman, Regulasi Penggunaan Akan Ditata Ulang

Sebarkan artikel ini
Kawasan Balai Pemuda yang biasanya digunakan ajang kreasi seniman Surabaya.
toplegal

TOPMEDIA-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa gedung Balai Pemuda Surabaya tetap terbuka bagi para seniman sebagai ruang untuk mengembangkan seni dan budaya di Kota Pahlawan.

Saat ini, Pemkot melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya (Disbudporapar) tengah menyusun penataan regulasi penggunaan Balai Budaya agar pemanfaatannya lebih tertata dan optimal.

HALAL BERKAH

Pelaksana tugas (Plt) Disbudporapar Kota Surabaya, Herry Purwadi, memberikan klarifikasi terkait polemik yang berkembang di kalangan seniman dan media sosial mengenai surat edaran (SE) pengosongan ruang kesenian di Balai Pemuda.

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan untuk mengusir seniman, melainkan bertujuan menata kembali pemanfaatan ruang kesenian di gedung tersebut.

Baca Juga:  Demi Mental Anak, Della Puspita dan Jocky Fernando Sembunyikan hingga 8 Tahun Perceraiannya

Menurut Herry, penataan regulasi diperlukan agar fungsi Balai Pemuda sebagai pusat pengembangan seni dan budaya tetap terjaga.

Namun, ia menekankan pentingnya aturan yang jelas terkait pemanfaatan ruang, termasuk siapa saja yang berhak menggunakan fasilitas tersebut.

Ia menambahkan, surat edaran yang diterbitkan tidak dimaksudkan untuk mengeluarkan para seniman dari Balai Pemuda.

Sebaliknya, langkah tersebut merupakan upaya pemerintah dalam membangun komunikasi yang lebih baik sekaligus memastikan adanya dasar hukum yang jelas antara pemerintah dan para pengguna gedung.

Penggunaan ruang, lanjutnya, tidak selalu harus berbentuk sewa, tetapi harus memiliki ikatan hukum yang sah.

Dalam proses penataan tersebut, Pemkot Surabaya sebelumnya telah membuka ruang dialog dengan para pelaku seni melalui kegiatan Musyawarah Kebudayaan yang digelar pada 14 Februari 2026 di Balai Pemuda.

Baca Juga:  Rumah Tangga Deddy Corbuzier dan Sabrina Retak, Ucapan Azka dari Masa Lalu Jadi Sorotan

Melalui forum tersebut, pemerintah menampung berbagai masukan dari seniman untuk mendukung pengembangan seni dan budaya di Surabaya.

Herry menegaskan bahwa pemerintah kota menghargai seluruh lembaga kesenian yang ada di Surabaya. Ia memastikan bahwa Pemkot selalu terbuka untuk berdialog dengan para seniman demi menemukan solusi terbaik dalam pengelolaan ruang kesenian ke depan.

Ia juga menilai dinamika yang terjadi saat ini merupakan bentuk kepedulian para seniman terhadap kemajuan seni dan budaya di Surabaya.

Oleh karena itu, komunikasi yang terbuka dan dialog yang berkelanjutan dinilai penting untuk menyatukan visi dalam memajukan sektor seni budaya di kota tersebut.

Herry berharap pemerintah dan para seniman dapat terus bekerja sama dan saling mendukung. Ia menegaskan bahwa keberadaan seniman memiliki peran penting dalam membangun identitas budaya kota.

Baca Juga:  Surabaya Perketat Pengamanan Anak: Wali Kota Eri Terbitkan Edaran Antisipasi Penculikan

Dengan komunikasi yang baik dan kerja sama yang solid, diharapkan cita-cita untuk mengembangkan seni dan budaya di Surabaya dapat terwujud secara berkelanjutan.

TEMANISHA.COM