Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
EDUTECH

Intel Tawarkan Saham USD15 Juta untuk Komputasi Kecerdasan Buatan

×

Intel Tawarkan Saham USD15 Juta untuk Komputasi Kecerdasan Buatan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Intel (istimewa)
toplegal

TOPMEDIA, JAKARTA – Dalam mendukung lonjakan pada komputasi kecerdasan buatan (AI), Intel mengumumkan penawaran saham senilai US$ 15 miliar atau Rp 266,76 triliun (kurs Rp 17.784/US$).

Seperti dilansir dari CNBC, Senin (10/8/2026), produsen chip tersebut menyoroti physical AI yang dirancang khusus serta teknologi advanced packaging pada sejumlah peluang pertumbuhan utama.

HALAL BERKAH

Kemudian, nantinya dana hasil penawaran saham akan digunakan untuk kebutuhan perusahaan, termasuk belanja modal dan modal kerja.

Gelontoran triliunan dolar di beberapa tahun terakhir guna memenuhi kebutuhan AI yang terus merangkak naik, serta menambah pembangunan insfrastruktur dan kapasitas komputasi, kucuran uang telah diguyurkan perusahaan-perusahaan teknologi raksasa.

Terdapat aejumlah perusahaan teknologi berkapitalisasi besar meningkatkan belanja modal untuk memenuhi permintaan AI pada musim laporan keuangan kali ini.

Baca Juga:  Viral Garuda Buatan AI Garapan BRIN Salah Jumlah Bulu: Iseng Berujung Kritik, Ini Aturan Hukumnya!

Diperkirakan Goldman Sachs, belanja tersebut dalam pemenuhan kebutuhan tersebut mencapai US$ 765 miliar tahun ini dan US$ 1,2 triliun pada 2027.

Proyeksi belanja terbesar jatuh pada Amazon yang memberikan proyeksi belanja tertinggi di antara perusahaan-perusahaan tersebut pada periode laporan keuangan kali ini, dengan menyebut kelangkaan memori sebagai salah satu faktornya.

Bulan lalu saja, Intel mencatat pertumbuhan pendapatan tercepatnya dalam hampir 15 tahun dan menaikkan proyeksi belanja modal menjadi US$ 20 miliar, ditambah dorongan permintaan pelanggan.

David Zinsner selaku Chief Financial Officer Intel saat itu mengatakan sebagian besar belanja tersebut akan digunakan untuk peralatan pabrik.

Ia pun mengatakan bahwa perusahaan bersiap menghadapi peningkatan signifikan pada 2027.

Baca Juga:  AI Bakal Serobot Lahan Kerja Gen Z

Dalam setahun terakhir saham Intel juga diuntungkan dari pembangunan infrastruktur AI serta kepemilikan saham pemerintah AS sebesar 10%, yang bertujuan memperkuat produksi chip dalam negeri.

Lompatan 175% saham Intel sepanjang 2026 dan nilainya meningkat lima kali lipat dalam setahun terakhir. Penawaran saham Intel tersebut juga mencakup opsi selama 30 hari yang memungkinkan para penjamin emisi membeli tambahan saham biasa senilai US$ 2,25 miliar. (ton)

TEMANISHA.COM