Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ECONOMY & FINANCE

Ekonomi RI Masih Kokoh, Risiko Resesi Rendah

×

Ekonomi RI Masih Kokoh, Risiko Resesi Rendah

Sebarkan artikel ini
Aktivitas belanja masyarakat di pusat perbelanjaan. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Di tengah tekanan ekonomi global akibat konflik geopolitik dan gangguan rantai pasok, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa risiko resesi Indonesia tetap rendah.

Ia menyebut probabilitas resesi nasional berada di bawah 5 persen, jauh lebih rendah dibandingkan negara maju seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang.

HALAL BERKAH

Airlangga menekankan bahwa kondisi ini mencerminkan ketahanan ekonomi domestik. “Probability resesi Indonesia di bawah 5 persen, di bawah negara seperti AS, Kanada, dan Jepang,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, aktivitas ekonomi dalam negeri masih berjalan baik dan mampu menjaga momentum pertumbuhan, meski konflik di Timur Tengah mengganggu jalur perdagangan energi di Selat Hormuz.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 5,4 persen, dengan proyeksi kuartal I mencapai 5,5 persen.

Baca Juga:  Di Awal Tahun, Dunia Usaha Melambat, Industri Pengolahan Tetap Jadi Motor Ekonomi

Airlangga optimistis target tersebut dapat terlampaui, mengingat capaian pertumbuhan 2025 sebesar 5,11 persen.

Ia juga menambahkan bahwa sejumlah lembaga internasional masih menilai positif prospek ekonomi Indonesia.

“Dunia masih melihat Indonesia sebagai ekonomi yang cukup kuat. IMF mengatakan Indonesia salah satu bright spot di Asia,” jelasnya.

Airlangga menegaskan bahwa meski ketidakpastian global masih berlangsung, Indonesia memiliki ruang pertumbuhan yang tinggi berkat resiliensi ekonomi domestik.

“Walaupun perang belum selesai, Indonesia masih memiliki resiliensi yang kuat dan ruang untuk tumbuh tetap tinggi,” pungkasnya. (*)

TEMANISHA.COM