Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Catat Sejarah Pelatih Wanita Pertama di Eropa, tapi Harus Kalah dari Tim Zona Degradasi

×

Catat Sejarah Pelatih Wanita Pertama di Eropa, tapi Harus Kalah dari Tim Zona Degradasi

Sebarkan artikel ini
Marie-Louise Eta (Foto: istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Liga Jerman baru saja mencatatkan sejarah dalam kompetisi dimana terdapat satu klub peserta Bundesliga yang menggunakan jasa pelatih wanita.

Marie-Louise Eta (34) pekan lalu menjadi pelatih kepala wanita pertama di liga top Eropa. Namun, sayangnya debut bersama Union Berlin berakhir dengan kekecewaan karena timnya kalah 1-2 dari VfL Wolfsburg di kandang sendiri pada Sabtu lalu.

HALAL BERKAH

Dalam pertandingan, Wolfsburg memulai laga dengan sempurna di Berlin, Patrick Wimmer melengkungkan bola ke sudut kiri atas pada menit ke-11.

Rani Khedira melepaskan tembakan yang melambung tipis di atas mistar gawang Union Berlin, klub identik berwarna merah itu tidak mampu mengejar ketertinggalan di babak pertama.

Baca Juga:  Arteta Tegas: Arsenal Datang ke Markas Man City untuk Menang, Bukan Sekadar Bertahan

Tak lama berselang di babak kedua, Christian Eriksen melepaskan umpan panjang yang brilian, yang kemudian diselesaikan dengan sempurna oleh Dzenan Pejcinovic menjadi gol 0-2.

Eta dan Union Berlin tidak menyerah begitu saja, dalam upaya meraih minimal satu poin dan kurang beruntung saat sundulan keras Andrej Ilic membentur tiang gawang.

Wolfsburg bertahan dengan cukup mudah di menit-menit akhir. Berlin memperkecil defisit gol lewat gol Oliver Burke dan skor menjadi 1-2.

Wolfsburg membawa pulang tiga poin penuh dari Stadion An der Alten Försterei di Berlin. Tiga poin yang sangat penting bagi tim tamu, yang berada di peringkat ke-17 dan berjuang menghindari degradasi dari Bundesliga.

Baca Juga:  Mengenal Ratu Tisha, Wanita Indonesia Pertama yang jadi Pembicara di Forum PBB

Bagi Union Berlin, mereka akan terus memenangkan laga pekan depan melawan RB Leipzig. Tim papan tengah ini berada delapan poin di atas zona degradasi, dengan empat putaran pertandingan tersisa di Jerman.

Wolfsburg meski menang, tim asal kota Wolfsburg ini masih berada di zona degradasi dengan raihan poin 24 dari 30 pertandingan dan posisi ke-17, sementara satu tingkat dibawahnya FC Heidenheim mengemas 24 poin di 30 match dan berada di dasar klasemen posisi ke-18.

Untuk Union Berlin, tim asal Berlin ini mengemas poin 32 poin dari 30 match dan berada di peringkat 11 Bundesliga. (*)

TEMANISHA.COM