Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Liverpool Capai Kesepakatan Verbal dengan Andoni Iraola Usai Pecat Arne Slot

×

Liverpool Capai Kesepakatan Verbal dengan Andoni Iraola Usai Pecat Arne Slot

Sebarkan artikel ini
Andoni Iraola yang akan meneken kesepakatan melatih Liverpool untuk dua musim setelah kepergian Arne Slot. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA, MERSEYSIDE – Manajemen Liverpool bergerak cepat demi mengamankan masa depan klub. The Reds dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan eks manajer Bournemouth, Andoni Iraola, untuk mengisi kursi pelatih kepala di Anfield.

Langkah kilat ini diambil menyusul keputusan mengejutkan pemilik klub, Fenway Sports Group (FSG), yang resmi memecat Arne Slot pada Sabtu (1/6).

HALAL BERKAH

Iraola mencuat sebagai kandidat terkuat setelah memutuskan berpisah dengan Bournemouth di akhir musim.

Kehadirannya diharapkan mampu menjaga momentum kompetitif klub di papan atas Liga Primer Inggris setelah kepergian Slot yang mendadak.

Berdasarkan laporan dari The Athletic, juru taktik asal Spanyol tersebut dijadwalkan akan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun di Merseyside.

Durasi jangka pendek ini sejalan dengan rekam jejak karier Iraola yang sebelumnya lebih menyukai komitmen jangka pendek saat menangani AEK Larnaca, Mirandes, Rayo Vallecano, dan Bournemouth.

Baca Juga:  Liverpool Mulai Bisa Move On Tanpa Moh Salah, Begini Rekornya!

Iraola dipastikan tidak akan bekerja sendirian. Ia dikabarkan ingin memboyong dua asisten setianya dari Bournemouth. Yaitu, Tommy Elphick dan Shaun Cooper.

Elphick adalah mantan bek tengah Bournemouth berusia 38 tahun yang juga merupakan penggemar berat Liverpool sejak kecil. Elphick dilaporkan sangat tertarik bergabung ke Anfield hingga menolak tawaran menjadi manajer di Bristol City.

Hingga saat ini, pihak Bournemouth dilaporkan belum menerima kontak resmi terkait kepindahan staf tersebut, namun proses negosiasi diperkirakan berjalan lancar mengingat status Iraola yang sudah bebas transfer.

Proses perekrutan Iraola ini dirumorkan tak jauh dari peran Direktur Olahraga Liverpool, Richard Hughes. Hubungan yang erat di antara keduanya menjadi faktor kunci di balik kesepakatan verbal ini.

Hughes adalah sosok yang berjasa membawa Iraola ke sepak bola Inggris pada tiga tahun lalu saat keduanya masih bernaung di Bournemouth.

Baca Juga:  Multi Event Piala Wali Kota Surabaya 2025 Resmi Ditutup, Jadi Pemanasan Menuju Porprov Jatim 2027

Selain kedekatan personal, manajemen Liverpool menilai filosofi permainan Iraola sangat cocok dengan identitas klub yang mengusung gaya sepak bola agresif dan menyerang (front-foot football).

Di bawah radar pantauan Liverpool, Iraola bahkan sukses mengungguli sejumlah nama pelatih top lain seperti Sebastian Hoeness, Pierre Sage, Oliver Glasner, dan Luis Enrique.

Runtuhnya Era Arne Slot di Anfield

Keputusan manajemen The Reds mendepak Arend “Arne” Slot tergolong drastis mengingat ia baru bertugas selama dua musim sejak menggantikan Juergen Klopp pada musim panas 2024.

Slot bahkan sempat menjadi buah bibir usai langsung mempersembahkan gelar juara Liga Primer Inggris pada musim perdananya menangani Salah dkk pada 2024/2025.

Namun, badai kegagalan menerpa pada musim berikutnya. Slot dinilai tidak mampu memperlihatkan kemampuan maksimal skuadnya yang telah disuntik darah segar.

Saat itu, Liverpool telah menggelontorkan dana fantastis lebih dari 400 juta poundsterling untuk memboyong deretan pemain kelas atas seperti Florian Wirtz (Jerman), Alexander Isak (Swedia), Jeremie Frimpong (Belanda), Hugo Ekitike (Prancis) dan Milos Kerkez (Hungaria).

Baca Juga:  Menang Lawan Burnley, Declan Rice: Liga Inggris Sangat Dinamis, Apapun Bisa Terjadi

Namun, investasi besar tersebut berujung kemunduran signifikan. Cody Gakpo dan kawan-kawan menutup musim 2025/2026 tanpa satu pun trofi setelah kehilangan daya saing di Liga Champions, Piala Liga Inggris, dan Piala FA.

The Reds bahkan menelan total 19 kekalahan di semua kompetisi (12 di antaranya di Liga Inggris) dan finis di peringkat kelima klasemen dengan hanya mengemas 60 poin, total perolehan poin terendah klub dalam satu dekade terakhir.

Manajemen Liverpool kini berpacu dengan waktu agar penunjukan Andoni Iraola bisa diresmikan dalam pekan ini, sehingga sang nakhoda baru punya waktu matang sebelum agenda pramusim akan dimulai pada pertengahan Juli mendatang. (*)

TEMANISHA.COM