Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
EDUTECH

Skema Baru SPMB SMPN Surabaya 2026: Kuota Prestasi Melesat 35 Persen, Nilai Rapor Dikombinasikan dengan TKA

×

Skema Baru SPMB SMPN Surabaya 2026: Kuota Prestasi Melesat 35 Persen, Nilai Rapor Dikombinasikan dengan TKA

Sebarkan artikel ini
Penjelasan jalur prestasi SPMB dengan skema penilaian akademik. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA, SURABAYA – Kabar penting bagi para orang tua dan calon siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Surabaya. Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya resmi merilis aturan baru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

Tahun ini, jalur prestasi mendapatkan porsi yang cukup besar, yakni mencapai 35 persen dari total daya tampung sekolah.

HALAL BERKAH

Namun yang paling mencuri perhatian adalah adanya perubahan skema penilaian pada kategori prestasi akademik, serta pembedaan bobot nilai yang tegas untuk prestasi non-akademik.

Dispendik Surabaya membagi jalur prestasi ke dalam tiga subjalur dengan porsi yang berbeda-beda. Porsi terbesar dialokasikan untuk prestasi akademik, diikuti oleh perlombaan, dan penghafal kitab suci.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Terbitkan Panduan KBM selama Ramadan, Momentum Penguatan Karakter

Untuk Prestasi Akademik alokasinya sebesar 20%, Perlombaan dan Pertandingan 12%, dan Penghafal Kitab Suci 3%.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya kelulusan jalur prestasi akademik hanya mengandalkan nilai rapor, maka pada tahun 2026 ini, Dispendik Surabaya menerapkan formula baru. Nilai rapor kini wajib dikombinasikan dengan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa formula perhitungan gabungan ini menggunakan pembagian bobot sebagai berikut:

Formula Penilaian Akademik Baru: Nilai Akhir = (60 % x Nilai Rapor) + (40 % x Hasil TKA)

“Hasil TKA dijadwalkan tayang pada 26 Mei. Begitu hasil keluar, calon murid dan orang tua sudah bisa mulai berhitung untuk mengukur peluang masuk,” kata Febrina.

Baca Juga:  Curhat Guru Honorer, Kesulitan Masuk Dapodik hingga Minimnya Akses Informasi

Bagi pendaftar jalur non-akademik (perlombaan dan pertandingan), terdapat perbedaan penilaian yang signifikan antara kompetisi berjenjang resmi dan turnamen terbuka (open tournament).

Kompetisi berjenjang yang diselenggarakan oleh pemerintah (mulai dari tingkat kecamatan, kota, provinsi, hingga nasional) akan mendapatkan poin yang jauh lebih besar.

Hal ini dikarenakan proses seleksinya yang dinilai lebih ketat dan panjang dibandingkan dengan turnamen terbuka biasa.

Untuk memberikan peluang seluas-luasnya bagi para siswa, Dispendik Surabaya sengaja mengatur linimasa seleksi dengan mendahulukan jalur perlombaan dan penghafal kitab suci.

Strategi ini diterapkan agar siswa yang gagal atau belum beruntung di jalur perlombaan, masih bisa memanfaatkan nilai rapor dan TKA mereka untuk mendaftar kembali di jalur prestasi akademik.

Baca Juga:  Antisipasi Insiden di SMA 72 Jakarta, Disdik Jatim Instruksikan Seluruh SMA Perketat Keamanan dan Pengawasan Siswa

Berikut adalah linimasa lengkap pelaksanaan jalur prestasi agar tidak ketinggalan momentum:

Tahapan Seleksi Jalur Perlombaan & Penghafal Kitab Suci Jalur Prestasi Akademik (Rapor + TKA)
Verifikasi Berkas 21 April – 15 Juni 2026 20 April – 15 Juni 2026
Pendaftaran Online 27 – 29 Juni 2026 1 – 3 Juli 2026
Pengumuman Hasil 30 Juni 2026 4 Juli 2026

Untuk informasi lebih lanjut mengenai persyaratan berkas teknis, mekanisme pendaftaran, dan pengumuman hasil TKA, masyarakat dapat langsung mengakses laman resmi SPMB Surabaya di spmb.surabaya.go.id. (*)

TEMANISHA.COM