Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Pratama Arhan di Ambang Sejarah Pemain Indonesia Pertama Raih Juara Kompetisi Asia

×

Pratama Arhan di Ambang Sejarah Pemain Indonesia Pertama Raih Juara Kompetisi Asia

Sebarkan artikel ini
Pratama Arahan (istimewa)
toplegal

TOPMEDIA, SURABAYA – Sejarah sepak bola Indonesia tengah dipertaruhkan di atas rumput hijau Thailand.

Bek kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan, berada di ambang pintu rekor yang belum pernah tersentuh oleh pemain Indonesia mana pun sepanjang masa, yakni menjadi jawara kompetisi antarklub di Asia.

HALAL BERKAH

Saat ini, Arhan yang membela klub raksasa Thailand, Bangkok United, tengah menapaki jalan terjal menuju takhta juara AFC Champions League 2 (ACL 2) musim 2025–2026.

Langkah Arhan menuju sejarah dimulai dengan hasil heroik pada leg pertama semifinal, Rabu (8/4) malam WIB.

Bermain di hadapan pendukung lawan, Bangkok United secara mengejutkan berhasil membungkam raksasa J-League, Gamba Osaka, dengan skor tipis 1-0.

Baca Juga:  Siap-siap! BRI Super League 2025/2026 Segera Bergulir dengan Format dan Hadiah Baru

Kemenangan di Jepang ini menjadi modal yang sangat krusial. Secara matematis, satu kaki skuad asuhan Totchtawan Sripan ini sudah berada di partai puncak.

Kini, mereka hanya butuh hasil imbang saat menjamu Gamba Osaka di leg kedua yang akan digelar di Stadion Thammasat, Rabu (15/4) mendatang.

Jika Bangkok United berhasil menyegel tiket final, publik sepak bola tanah air tentu bertanya-tanya siapa yang akan menjadi lawan Arhan dkk?

Sesuai regulasi AFC, kompetisi ACL 2 dibagi menjadi dua zona, yakni Wilayah Timur dan Wilayah Barat. Bangkok United dan Gamba Osaka bertarung mewakili blok Timur.

Persaingan di blok Barat tak kalah sengit. Hingga saat ini, calon lawan di final akan memperebutkan satu slot dari semifinalis wilayah barat yang dihuni oleh klub-klub mapan dari jazirah Arab dan Asia Tengah.

Baca Juga:  Pecinta MotoGP, Catat Tanggal dan Tempat Race 2026! Hadirkan Kelas Baru Harley Davidson

Nama-nama klub utusan dari liga Arab Saudi, Qatar, atau Uzbekistan, diprediksi akan menjadi batu sandungan terakhir Arhan untuk mencatatkan namanya di buku sejarah.

Sepanjang sejarah berdirinya kompetisi antarklub Asia mulai dari era Asian Club Championship, AFC Cup, hingga format baru AFC Champions League Elite, ACL 2, dan AFC Challenge League, belum ada satu pun pemain berpaspor Indonesia yang berhasil mengangkat trofi.

Jika Bangkok United melenggang ke final dan keluar sebagai juara, Pratama Arhan akan sah dinobatkan sebagai pemain Indonesia pertama yang meraih gelar juara kompetisi resmi AFC level klub.

Meski peluang terbuka lebar, namun tantangan bagi Arhan tidaklah mudah. Pemain yang dikenal dengan lemparan ke dalam mautnya ini harus bersaing ekstra keras untuk mendapatkan menit bermain di laga-laga krusial tersebut.

Baca Juga:  Dukungan untuk Pesepakbola Belia Skye Stout, Kala Jerawat Jadi Sasaran Bullying di Hari Bahagia

Konsistensi dan kepercayaan pelatih akan menjadi kunci apakah eks pemain PSIS Semarang itu hanya akan menjadi saksi di bangku cadangan atau justru menjadi aktor utama dalam laga final nanti. (*)

TEMANISHA.COM