TOPMEDIA, LEIPZIG – Sejarah emas berhasil diukir oleh klub London Selatan, Crystal Palace. Untuk kali pertama dalam sejarah klub, The Eagles sukses merengkuh trofi kompetisi Eropa setelah menumbangkan wakil Spanyol, Rayo Vallecano, dengan skor tipis 1-0 pada laga final UEFA Conference League 2025/2026.
Bertanding di Leipzig Arena pada Kamis (28/5/2026) malam WIB, gol tunggal kemenangan Crystal Palace dicetak oleh sang striker andalan, Jean-Philippe Mateta, di awal babak kedua.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka dan saling menekan. Kendati demikian, ketatnya lini pertahanan membuat Crystal Palace maupun Rayo Vallecano sama-sama kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya di awal laga.
Rayo Vallecano membuka ancaman serius pada menit ke-25. Berawal dari pergerakan Pep Chavarria, ia melepaskan umpan matang yang disambut oleh Alemao. Sayang, tembakan Alemao masih melenceng dari sasaran.
Wakil Spanyol tersebut kembali mendapatkan momentum di menit ke-39 lewat sepakan mendatar Unai Lopez dari luar kotak penalti, namun bola lagi-lagi menyamping di sisi gawang.
Jelang turun minum, Crystal Palace nyaris memecah kebuntuan. Adam Wharton mengirimkan umpan silang akurat ke jantung pertahanan Rayo.
Tyrick Mitchell yang merangsek naik berhasil menyundul bola, tetapi arahnya masih belum menemui target. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki paruh kedua, manajer Crystal Palace tampaknya berhasil membakar motivasi anak asuhnya. The Eagles langsung menggebrak sesaat setelah sepak mula.
Baru lima menit babak kedua berjalan (menit ke-50), Leipzig Arena bergemuruh. Gelandang muda Adam Wharton melepaskan tembakan roket dari luar kotak penalti.
Kiper Rayo Vallecano, Augusto Batalla, sebenarnya mampu menepis bola, namun bola rebound justru jatuh di kaki Jean-Philippe Mateta.
Tanpa ampun, Mateta mencocor bola liar tersebut menjadi gol. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Palace.
Gol tersebut membuat mental para pemain Palace melonjak. Lima menit berselang, mereka hampir saja menggandakan keunggulan melalui eksekusi tendangan bebas Yeremy Pino.
Beruntung bagi Rayo, bola yang gagal dihalau Batalla hanya membentur tiang gawang dan langsung disapu bersih oleh lini belakang mereka.
Tertinggal satu gol memaksa Rayo Vallecano keluar menyerang. Mereka mencoba mengurung pertahanan Palace dan melepaskan berbagai percobaan. Sergio Camello sempat mendapatkan peluang emas memanfaatkan bola liar, namun sepakannya melambung tinggi.
Buruknya akurasi tembakan menjadi musuh utama Rayo malam itu. Florian Lejeune gagal mengarahkan sundulannya ke gawang, disusul upaya spekulasi dari Pedro Diaz dan Alemao yang semuanya tidak menemui sasaran.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, Rayo Vallecano gagal mencetak gol penyeimbang. Crystal Palace sukses mempertahankan keunggulan 1-0 dan berhak keluar sebagai kampiun UEFA Conference League musim 2025/2026. (*)
Susunan Pemain
Crystal Palace: Henderson, Riad, Lacroix, Canvot, Muñoz, Wharton, Kamada, Mitchell, Sarr, Pino, Mateta.
Rayo Vallecano: Batalla, Ratiu, Lejeune, Ciss, Chavarría, Valentín, López, de Frutos, Palazón, García, Alemão.



















