Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
ECONOMY & FINANCE

Hadapi El Nino, Bapanas Perkuat Cadangan Pangan

×

Hadapi El Nino, Bapanas Perkuat Cadangan Pangan

Sebarkan artikel ini
Badan Pangan Nasional menegaskan kesiapan menghadapi potensi El Nino dengan memperkuat cadangan pangan pemerintah. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan langkah mitigasi menghadapi potensi El Nino tahun ini dilakukan dengan memperkuat cadangan pangan dari produksi dalam negeri.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyampaikan bahwa stok cadangan pangan pemerintah (CPP) kini lebih kuat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

HALAL BERKAH

Ia menekankan bahwa penguatan cadangan pangan menjadi ujung tombak dalam menghadapi ancaman kekeringan yang diprediksi akan berdampak pada produksi pangan nasional.

Ketut menjelaskan bahwa begitu mendengar adanya fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi pada tahun ini, pihaknya langsung menyiapkan kewaspadaan.

Menurutnya, upaya mitigasi merupakan langkah krusial menjelang musim kemarau mendatang.
Ia menambahkan bahwa Bapanas telah menugaskan Perum Bulog untuk melakukan penyerapan gabah dari petani yang kemudian diolah menjadi beras sebagai penguatan CPP.

Baca Juga:  Jelang Imlek dan Ramadan, Jaga Harga Stabil dengan Pasar Murah

Selain beras, pemerintah juga memperkuat stok jagung pakan, minyak goreng, gula pasir, hingga daging sapi dan kerbau.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebelumnya melaporkan bahwa fenomena El Nino kemungkinan besar akan mulai terjadi pada awal Mei 2026.

Wilayah yang diprediksi terdampak meliputi Lampung, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, hingga Nusa Tenggara Timur.

Kondisi ini membuat pemerintah semakin gencar memperkuat cadangan pangan agar stabilitas tetap terjaga.

Ketut menegaskan bahwa dengan adanya penguatan CPP, ketika terjadi kekeringan atau penurunan produksi, stok pangan pemerintah dapat menopang kebutuhan masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa per 2 April 2026, stok CPP meliputi beras sebanyak 4,4 juta ton, jagung pakan 168 ribu ton, minyak goreng 121 ribu kiloliter, gula pasir 49 ribu ton, daging sapi 8 ribu ton, daging kerbau 3 ribu ton, serta daging ayam dan telur ayam masing-masing 39 ton dan 17 ton.

Baca Juga:  Pemerintah Targetkan Cetak Sawah 625 Ribu Hektare, Fokus Perkuat Lumbung Pangan Nasional

Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menambahkan bahwa persiapan kali ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Ia memastikan bahwa stok cadangan beras pemerintah (CBP) akan terus ditingkatkan.

“Sekarang ini capaian kita, stok CBP kita hari ini 4,4 juta ton, insya Allah bulan ini bisa mencapai 5 juta ton. Jadi persiapan kita jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” ujarnya. (*)

TEMANISHA.COM