TOPMEDIA – Persib menjadi tim superior di BRI Super League. Di tengah ambisi besar Persib Bandung untuk terus mengukuhkan dominasi di kompetisi domestik, satu nama kembali menjadi pusat perhatian, Bojan Hodak.
Bojan Hodak tak hanya sekadar juru racik Maung Bandung yang sebentar lagi menjadi pelatih asing dengan hattrick-nya.
Pelatih asal Kroasia menjadi arsitek utama kebangkitan Maung Bandung dalam dua musim terakhir, periode yang ditandai dengan gelar juara beruntun dan konsistensi performa yang sulit ditandingi.
Kini, kompetisi telah memasuki fase krusial, Persib berada di ambang sejarah baru.
Dengan keunggulan empat poin atas pesaing terdekat Borneo FC dan menyisakan delapan pertandingan, peluang untuk kembali mengangkat trofi terbuka lebar.
Kondisi ini membuat managemen tim kebanggaan warga Jawa Barat bergerak cepat mengamankan tanda tangannya.
Datang menggantikan Luka Milla, pembicaraan kontrak baru pun bergulir. Di balik meja negosiasi, ada kesadaran bersama bahwa Hodak bukan lagi sekadar pelatih sementara.
Hodak kini adalah fondasi dari proyek jangka menengah Persib sebuah proyek yang tidak hanya menargetkan supremasi domestik, tetapi juga eksistensi di level Asia.
Perjalanan Hodak di Bandung memang terasa seperti skenario yang tak sepenuhnya direncanakan. Ia didatangkan awalnya sebagai solusi darurat.
Ia hanya diberi kontrak jangka pendek. Namun sepak bola kerap memberi ruang bagi mereka yang mampu menjawab tekanan dengan hasil.
Gelar juara Liga 1 menjadi titik balik, diikuti perpanjangan kontrak yang mengubah statusnya dari “pengganti” menjadi “pemimpin”. (*)



















