Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
EDUTECH

Merasa Di-prank, OpenAI Ancam Somasi Apple Terkait Fitur

×

Merasa Di-prank, OpenAI Ancam Somasi Apple Terkait Fitur

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi OpenAI (Foto: istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Teknologi digital kembali menghadirkan polemik. Adalah OpenAI yang tampaknya kesal karena kerjasamanya dengan Apple tidak berjalan sesuai harapan.

Pembuat ChatGPT itu sampai-sampai mempertimbangkan untuk mengambil tindakan hukum terhadap Apple.

HALAL BERKAH

Merujuk pada laporan Bloomberg, OpenAI sudah menunjuk firma hukum eksternal guna menelaah berbagai opsi yang tersedia, termasuk melayangkan peringatan pelanggaran kontrak resmi kepada Apple tanpa berujung pada gugatan penuh.

Seperti diketahui, kedua perusahaan itu sudah bermitra sejak tahun 2024, setelah Apple mengintegrasikan ChatGPT di fitur seperti Siri, Visual Intelligence, dan Image Playground di iOS, iPadOS, dan macOS.

Para pengguna iPhone pun bisa berlangganan ChatGPT premium langsung dari aplikasi Settings, di situ Apple akan menerima komisi.

Baca Juga:  Mengapa HP Flagship Bekas Masih Laris Manis? Ini 4 Alasan Utamanya

Kemudian, OpenAI pun berharap kolaborasi ini akan memberikan pendapatan miliaran dolar per tahun dari pelanggan baru.

Bloomberg melaporkan bahwa OpenAI kesal dengan kerja sama ini. Mereka mengeluhkan integrasi ChatGPT di platform Apple yang seperti disembunyikan karena fitur-fiturnya sulit ditemukan dan pendapatan dari kerja sama ini jauh dari proyeksi.

“Mereka pada dasarnya mengatakan, ‘OpenAI perlu mengambil langkah berani dan mempercayai kami,’” kata seorang eksekutif OpenAI yang tidak disebutkan namanya, seperti dikutip dari TechCrunch, Jumat (15/5/2026).

“Kami telah melakukan segalanya dari perspektif produk. Mereka tidak, dan lebih buruk lagi, mereka bahkan belum melakukan upaya yang jujur,” sambungnya.

Apple juga memiliki keluhannya sendiri dalam hal ini. Produsen iPhone itu khawatir tentang standar privasi OpenAI dan kecewa melihat upaya OpenAI masuk ke dunia hardware, hal itu sebuah inisiatif yang dipimpin sejumlah mantan eksekutif Apple.

Baca Juga:  OpenAI Rilis GPT-5.1 untuk ChatGPT, Hadirkan Mode Thinking dan Gaya Bicara yang Lebih Personal

OpenAI bukanlah satu-satunya mitra Apple yang menyesal telah berkolaborasi dengan perusahaan tersebut.

Apple telah memiliki sejarah panjang dalam merangkul mitra dan kemudian mengasingkan mereka.

Di sebuah kasus paling populer yaitu dihapusnya aplikasi Google Maps dari iPhone pada tahun 2012 yang digantikan dengan Apple Maps yang lebih inferior.

Padahal, saat itu aplikasi Google Maps telah menjadi salah satu daya tarik iPhone, dengan penghapusan itu menyebabkan kekacauan sampai memicu CEO Apple Tim Cook untuk meminta maaf. (*)

TEMANISHA.COM