Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Lini Belakang Hilang Fokus, Persebaya Ditahan Imbang Garudayaksa FC 1-1 di Stadion GBT

×

Lini Belakang Hilang Fokus, Persebaya Ditahan Imbang Garudayaksa FC 1-1 di Stadion GBT

Sebarkan artikel ini
Striker pengganti Ramadhan Sananta dikawal ketat barisan pertahanan Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (19/9/2026). (Foto: Persebaya)
toplegal

TOPMEDIA, SURABAYA – Persebaya Surabaya harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027, Sabtu (19/9/2026) malam.

Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, kemenangan Bajul Ijo yang sudah di depan mata sirna akibat kelengahan mengantisipasi skema bola mati di menit-menit akhir pertandingan.

HALAL BERKAH

Hasil ini menempatkan Persebaya di peringkat ketujuh klasemen sementara BRI Super League dengan perolehan lima poin. Sementara itu, tambahan satu poin membuat Garudayaksa FC berada di posisi ke-13 dengan koleksi dua poin.

Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya yang main di kandang langsung tampil menekan. Kombinasi serangan Miguel Pereira dan Yan Mabella beberapa kali mengancam pertahanan tim tamu.

Pada menit ke-4, Yan Mabella menyambut umpan sepak pojok Diogo Ramalho melalui sundulan, namun bola masih melenceng. Dua menit kemudian, giliran sepakan Jefferson Silva yang belum menemui sasaran.

Garudayaksa tak tinggal diam. Tim tamu dari Bogor ini merespons pada menit ke-8 lewat sepakan keras Christian Frydek yang menyisir tipis tiang kanan gawang Persebaya yang dikawal Reza Arya.

Baca Juga:  Tak Jadi Latih Timnas Indonesia, Timur Kapadze Ke Klub Ini

Ancaman tersengit Garudayaksa datang pada menit ke-35. Tendangan spekulasi melengkung dari luar kotak penalti yang dilepaskan sang kapten, Andik Vermansah, menggetarkan tiang gawang Persebaya.

Meski kedua tim saling jual-beli serangan lewat skema counter-attack, skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares melakukan penyegaran massal dengan memasukkan Alex Martins, Gledson Paixao, dan Saddil Ramdani.

Persebaya sempat bersorak pada menit ke-47 setelah Miguel Pereira membobol gawang Garudayaksa. Sayang gol tersebut dianulir wasit karena tinjauan VAR ada pelanggaran offside.

Garudayaksa juga sempat mengancam lewat aksi pemain pengganti, Arkhan Kaka, di menit ke-65. Lepas dari jebakan offside, sepakan Kaka masih menyamping tipis di sisi kanan gawang.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-85. Memanfaatkan umpan lambung terukur Jefferson Silva, sundulan tajam Alex Martins sukses mengoyak jala Dominik Holec dan membawa Persebaya unggul 1-0.

Namun, keunggulan tuan rumah tak bertahan lama. Empat menit berselang jelang peluit akhir tepatnya pada menit ke-89, Garudayaksa memanfaatkan kelengahan Persebaya dalam situasi sepak pojok pendek.

Baca Juga:  Laga Klasik di GBT: Tavares Andalkan 2 Hal Ini untuk Tembus Tembok Kokoh Persib Bandung

Umpan Frydek ke tiang jauh berhasil dituntaskan oleh Al Hamra Hehanussa yang berdiri tanpa pengawalan untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Persebaya terus menggempur di sisa waktu tambahan untuk mencari tiga poin di kandang, namun skor imbang terus bertahan hingga pertandingan usai.

Ditemui usai pertandingan, pelatih Persebaya Bernardo Tavares tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya atas kegagalan mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

“Kami kebobolan melalui skema bola mati. Pada tendangan sudut pendek, garis pertahanan tidak naik dan tetap sejajar,” terang Tavares.

Pelatih pelontos itu menilai timnya mendominasi permainan dan menciptakan cukup peluang untuk menang.

Selain evaluasi taktik, juru taktik asal Portugal tersebut juga menyoroti masalah kebugaran serta keterbatasan opsi pemain.

“Pemain bukan mesin, mereka tidak bisa terus bermain penuh 90 menit. Itulah mengapa kami butuh kedalaman skuad. Ada pemain yang baru kembali bermain seperti Saddil, ada yang cedera, dan tampil di bawah standar. Kami harus membangun tim yang siap menghadapi semua kondisi ini,” pungkasnya.

Baca Juga:  Hanya Diangkat jadi PPPK Paruh Waktu, Atlet Angkat Besi Aceh Ini Curhat di Medsos

Kedua tim akan melakoni laga tandang pada pekan keempat BRI Super League. Persebaya Surabaya akan bertandang menghadapi pendatang baru Isenmulang Kalteng FC di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Jumat (9/10/2026).

Sedangkan Garudayaksa FC baru akan bermain lain pada Sabtu (10/10/2026) menghadapi Persita Tangerang di Banten International Stadium. (gil)

Susunan Pemain

Persebaya Surabaya: M. Reza Arya Pratama (PG); Arief Catur Pamungkas (Rachmat Irianto 70′), Yuran Fernandes, Risto Mitrevski, Miguel Pereira; Yann Kevin Mabella (Alex Martins 46′), Jefferson Silva, Diogo Ramalho (Gledson Paixao 46′), Jose Walber Mota De Amorim; Toni Firmansyah (C) (Ramadhan Sananta 77′), Malik Risaldi (Saddil Ramdani 46′).

Pelatih: Bernardo Tavares

Garudayaksa FC: Dominik Holec (PG); Theo Fillo Numberi, Andik Vermansah (C) (Sihran Hamzah 60′), Brian Rubio (Septian Bagaskara 82′), Christian Frydek; Al Hamra Hehanussa, Carlo Armiento (Arkhan Kaka 46′), Aleksandar Busnic, Filip Stamenkovic; Arif Setiawan, Alfriyanto Nico Saputro.

Pelatih: Milos Joksic

TEMANISHA.COM