Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Debut di Piala Dunia, Carlo Ancelotti Minta Brasil Tanpa Cela Hadapi Singa Atlas Maroko

×

Debut di Piala Dunia, Carlo Ancelotti Minta Brasil Tanpa Cela Hadapi Singa Atlas Maroko

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA, NEW JERSEY – Matchday pembuka Grup C Piala Dunia 2026 akan langsung menyajikan duel sengit yang mempertemukan raksasa sepak bola dunia, Brasil, melawan kekuatan utama Afrika, Maroko.

Laga yang akan digelar di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada Minggu (14/6) pukul 05.00 WIB ini diprediksi menjadi ujian sekaligus panggung pembuktian bagi ambisi besar kedua tim.

HALAL BERKAH

Bagi Brasil, laga ini merupakan langkah awal untuk memuluskan jalan keluar dari Grup C, yang juga dihuni oleh Skotlandia dan Haiti.

Di sisi lain, Maroko datang dengan modal kepercayaan diri tinggi untuk membuktikan bahwa keajaiban mereka sebagai semifinalis di Piala Dunia edisi 2022 lalu di Qatar bukanlah sebuah kebetulan.

Debut Don Carlo dan Tuntutan Performa Sempurna

Pertandingan ini akan menjadi momen bersejarah bagi Carlo Ancelotti. Juru taktik kawakan asal Italia berjuluk Don Carlo tersebut bakal menandai debutnya memimpin Selecao di putaran final Piala Dunia.

Menyadari reputasi besar Brasil sebagai pemilik lima gelar juara dunia, Ancelotti mengaku bangga sekaligus waspada penuh.

Baca Juga:  Ancelotti Ganggu Modric agar Mau Dinaturalisasi sebagai Pemain Brasil

Ancelotti menegaskan bahwa Vinicius Junior dan kawan-kawan tidak boleh meremehkan kekuatan lawan. Ia menuntut anak asuhnya tampil tanpa celah di setiap lini permainan.

“Maroko adalah tim yang sangat terorganisir, dengan kualitas di semua aspek. Kami harus bermain secara lengkap, tidak boleh melupakan hal itu, baik dalam bertahan, menyerang, maupun dalam transisi,” ujar Ancelotti via laman resmi FIFA.

“Dalam sepak bola modern, tidak ada tim kecil. Maroko adalah salah satu tim terbaik di Afrika,” ingatnya.

Meskipun Brasil lebih diunggulkan berkat sejarah panjang dan kualitas skuadnya, perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2026 tidak sepenuhnya mulus. Bahkan tim Samba hanya mampu menduduki peringkat ke-5 Zona CONMEBOL dengan 28 poin, di bawah Argentina, Ekuador, Kolombia dan Uruguay.

Sementara itu, Maroko justru menunjukkan performa yang sangat dominan di babak kualifikasi. Tim Singa Atlas ini menyapu bersih kemenangan di Grup E Zona Afrika.

Nostalgia Manis di Piala Dunia AS 1994 vs Ambisi Keajaiban 2022

Baca Juga:  Bonus Rp42,7 Miliar untuk Atlet Surabaya, Sportainment Lokal yang Bikin Bangga!

Brasil membawa motivasi tambahan berupa memori indah di tanah Amerika Serikat.

Di negeri paman Sam inilah Selecao yang kala itu dimotori Romario sukses merengkuh gelar juara dunia keempat mereka pada tahun 1994 setelah menumbangkan Italia lewat adu penalti.

Sedangkan Maroko datang dengan status baru. Kesuksesan menembus semifinal di Qatar 2022 membuat mental bertanding Achraf Hakimi dkk berubah drastis. Mereka kini tidak lagi mau dianggap sebagai tim semenjana.

Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, menegaskan bahwa timnya kini telah memasuki dimensi baru dalam peta persaingan sepak bola global.

Dengan status sebagai calon tuan rumah Piala Dunia 2030, ekspektasi publik terhadap tim berjuluk Singa Atlas ini kian melambung tinggi. Maroko kini membidik target maksimal di setiap turnamen yang mereka ikuti.

“Kami jauh lebih dihormati sekarang. Kami perlu menerima situasi ini dan menjalaninya sampai akhir. Saat ini, ketika Maroko mengikuti sebuah kompetisi, mereka harus berjuang untuk meraih trofi,” tegas Ouahbi penuh percaya diri.

Baca Juga:  Thomas Tuchel Tegaskan Persaingan Ketat, Pemain Muda Inggris Bersaing Rebut Tempat di Piala Dunia 2026

Head-to-Head Historis

Sepanjang sejarah, kedua negara tercatat baru bertemu sebanyak tiga kali. Brasil masih mendominasi dengan 2 kemenangan, sementara Maroko berhasil mengamankan 1 kemenangan.

Dua kemenangan Brasil diraih pada dekade 1990-an, termasuk saat kedua tim bentrok di fase grup Piala Dunia 1998 di Prancis.

Laga di Stadion MetLife besok pagi akan menjadi babak baru. Apakah determinasi taktis Ancelotti bersama Brasil yang akan keluar sebagai pemenang, ataukah kolektivitas solid Maroko di bawah Ouahbi yang kembali mengejutkan dunia? Kita tunggu pembuktiannya. (*)

Perkiraan Susunan Pemain:

Brasil (4-2-3-1): Allison Becker; Danilo, Marquinhos, Gabriel, Ales Sandro; Casemiro, Bruno Guimaraes; Raphinha, Lucas Paqueta, Vinicius Junior; Matheus Cunha.

Pelatih: Carlo Ancelotti (Italia)

Maroko (4-3-3): Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Issa Diop, Chadi Riad, Noussair Mazraoui; Neil El Aynaoui, Ayyoub Bouaddi, Azzedine Ounahi; Brahim Diaz, Ayoub El Kaabi, Ismael Saibari.

Pelatih: Mohamed Ouahbi (Belgia/Maroko)

Wasit: Slavko Vincic (Slovenia)

TEMANISHA.COM