TOPMEDIA – Meski tampil ciamik di klubnya, David Raya belum jadi pilihan utama di timnas Spanyol meski membawa Arsenal juara Liga Inggris dan runner up Liga Champions 2026.
David Raya mencatatkan namanya dengan 19 clean sheet pada musim 2025/2026 di Premiere League. Statistik itu membantu Arsenal mengakhiri penantian 22 tahun juara Premier League.
Kendati meraih juara bersama The Gunners, hasil positif tersebut belum menggaransi Raya sebagai pilihan utama pelatih Spanyol Luis de la Fuente timnas Spanyol.
Tim Matador masih mempercayai nama Unai Simon. Unai adalah penjaga gawang Athletic Bilbao di LaLiga.
Ia bukan saja kiper, namun juga wakil kapten Spanyol. Bersama Unai Simon, Spanyol pernah merengkuh juara Piala Eropa 2024.
Setelah arsenal juara Premier League, Spanyol melakoni dua pertandingan yang merupakan laga pra Piala Dunia 2026.
David Raya hanya bermain sekali dari dua pertandingan uji coba yang telah dijalani Timnas Spanyol.
David Raya hanya bermain satu kali saat melawan Peru. De la Fuente memberikan kesempatan kepada Raya sebagai kiper pengganti menggantikan Unai Simon.
Kemudian, pertandingan sebelumnya, kiper Barcelona Joan Garcia yang mendapatkan kesempatan bermain sejak menit awal. Garcia bergantian dengan kiper Real Mallorca, Leo Roman.
Tentang persaingan penjaga gawang utama, pelatih Spanyol De la Fuente mengatakan sudah memutuskan sebelum pertandingan melawan Peru.
“Keputusan mengenai kiper dibuat sebelum pertandingan ini,” kata De la Fuente dikutip dari Besoccer.
Namun mantan pemain timnas Spanyol, Gaizka Mendieta, sangat yakin bahwa David Raya yang meraih penghargaan Sarung Tangan Emas Liga Inggris dalam tiga musim beruntun tidak akan bisa menggeser Unai Simon.
“David Raya terus mendesak, tetapi karena cara kerja pelatih yang menaruh kepercayaan pada para pemainnya, sangat sulit untuk mengubah pikirannya,” ucap Mendieta.
“‘Seperti yang terjadi dengan (Marc) Cucurella di Euro dan Nations League, ada pertanyaan mengapa dia bermain, dan kemudian dia membuktikan semua orang salah,” ujar Mendieta menambahkan. (*)



















