TOPMEDIA, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan penyegaran organisasi secara besar-besaran.
Melalui Surat Telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026, sebanyak 108 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) resmi berpindah tugas.
Langkah ini mencakup pergantian sejumlah posisi krusial, mulai dari Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, sembilan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), hingga pimpinan di tingkat Polres.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa mutasi ini adalah bagian dari evolusi alami Polri untuk menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah. Ini menjadi bagian dari pembinaan karir, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” kata Johnny Isir di Jakarta, Sabtu (9/5).
Menurut ia, mutasi kali ini menonjolkan pergeseran kepemimpinan di tingkat wilayah. Berikut daftar Kapolda baru yang akan bertugas:
- Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy – Kapolda Sumatera Barat
- Irjen Pol. Pipit Rismanto – Kapolda Jawa Barat
- Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar – Kapolda Kalimantan Barat
- Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Brigjen Pol. Agus Wijayanto – Kapolda Kalimantan Utara
- Brigjen Pol. Arif Budiman – Kapolda Maluku Utara
- Brigjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid – Kapolda Bengkulu
- Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji – Kapolda Sulawesi Tenggara
- Brigjen Pol. Nasri – Kapolda Sulawesi Tenggara
Polwan Berprestasi dan Promosi Strategis
Selain rotasi kewilayahan, Polri juga terus menunjukkan komitmennya pada kesetaraan gender dan regenerasi kepemimpinan.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah promosi Brigjen Pol. Sagung Dian Kartini yang dipercaya menduduki jabatan Karolemtala Stamarena (Kepala Biro Kelembagaan dan Tata Laksana Staf Utama Perencanaan Umum dan Anggaran). Ini adalah posisi vital dalam merancang struktur dan anggaran Polri ke depan yang dijabat seorang polwan.
Sedangkan di tingkat Mabes Polri, salah satu posisi paling strategis diisi oleh Komjen Pol Panca Putra yang kini dipercaya menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.
Tak hanya di tingkat elit, mutasi juga menyasar pimpinan satuan operasional seperti Kapolres Metro Depok yang kini dijabat oleh Kombes Pol. Christian Rony Putra dan Kapolresta Pangkal Pinang oleh Kombes Pol. Indra Wijatmiko.
Secara keseluruhan, gerbong mutasi ini membawa kenaikan pangkat bagi sejumlah personel. Yaitu 43 personel promosi ke bintang satu (Brigadir Jenderal/Brigjen Pol), 16 personel ke bintang dua (Komisaris Besar/Kombes Pol) dan 16 personel ke bintang tiga (Inspektur Jenderal/Irjen Pol),
Johnny Isir yang mantan Kapolrestabes Surabaya ini berharap dengan adanya tenaga-tenaga baru di posisi strategis, Polri dapat semakin adaptif dalam memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.
“Polri harus semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah perubahan zaman,” tutupnya.
Selain promosi dan rotasi, mutasi ini juga mencatat 3 personel yang baru saja menyelesaikan pendidikan kedinasan serta 14 personel yang resmi memasuki masa purna bakti (pensiun) sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka bagi bangsa. (*)



















