Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Kapolri: Angka Kecelakaan Lebaran 2026 Turun, Korban Jiwa Berkurang Signifikan

×

Kapolri: Angka Kecelakaan Lebaran 2026 Turun, Korban Jiwa Berkurang Signifikan

Sebarkan artikel ini
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyapa pemudik saat meninjau arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (28/3/2026). (Foto: Dok. Polri)
toplegal

TOPMEDIA – Puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati. Kabar baiknya, meski volume kendaraan melonjak dibanding tahun lalu, angka kecelakaan lalu lintas justru berhasil ditekan. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mencatat penurunan angka kejadian kecelakaan di jalan raya turun sebesar 7,8 persen.

Hal itu disampaikan Kapolri saat meninjau kondisi arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu (28/3). Didampingi Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, jenderal bintang empat itu memaparkan bahwa tingkat fatalitas atau korban meninggal dunia juga merosot tajam.

HALAL BERKAH

“Angka meninggal dunia turun 112 jiwa. Dari semula 377 orang pada tahun lalu, kini menjadi 265 orang,” ungkap Listyo Sigit.

Penurunan angka kecelakaan ini diklaim sebagai buah manis dari sinergi aparat, operator transportasi, serta meningkatnya kesadaran masyarakat. Menhub Dudy Purwagandhi mengapresiasi pemudik yang kian bijak dalam berkendara.

Baca Juga:  Atasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, WFH Jadi Solusi

“Kerja sama masyarakat yang menaati arahan petugas dan tidak memaksakan diri (saat lelah) menjadi faktor penting menekan angka fatalitas,” ujar Dudy.

Pemerintah pun telah menyediakan buffer zone dan rest area yang lebih optimal untuk tempat istirahat pemudik.

Berdasarkan data Korlantas, volume kendaraan yang keluar Jakarta pada musim mudik kali ini mencapai 2,9 juta unit atau naik sekitar 20 persen dari kondisi normal.

Hingga Sabtu, sebanyak 2,5 juta kendaraan telah kembali ke ibu kota. “Artinya, puncak arus balik sudah kita lewati. Tinggal tersisa sekitar 13,07 persen atau 385.262 kendaraan lagi yang akan masuk Jakarta,” tambah Kapolri.

Tak hanya di jalur darat, kenaikan jumlah penumpang juga tercatat merata di seluruh moda transportasi. Antara lain di transportasi laut yang naik 13,89 persen (4,7 juta penumpang), transportasi darat (bus) naik 13,3 persen (3,1 juta penumpang), kereta api naik 7,84 persen (3,4 juta penumpang) dan pesawat terbang yang mencatat kenaikan 6,27 persen (4,1 juta penumpang).

Baca Juga:  Antusias Warga di Open House Istana, Momen Langka Bertemu Presiden

Di Pelabuhan Bakauheni sendiri, situasi dilaporkan tetap terkendali. Skema rekayasa lalu lintas seperti delaying system dan pengecekan tiket yang ketat terbukti efektif mencegah penumpukan kendaraan di badan jalan.

Meski situasi sudah melandai, Kapolri tetap mengimbau sisa pemudik yang masih di perjalanan untuk tidak lengah. “Tetap berhati-hati, jaga kondisi fisik, dan patuhi arahan petugas di lapangan,” pesannya. (*)

TEMANISHA.COM