TOPMEDIA – Suasana penuh kehangatan dan emosi menyelimuti halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta pada Sabtu, ketika Prabowo Subianto menggelar acara gelar griya Idul Fitri 1447 Hijriah. Ribuan masyarakat yang hadir tampak antusias, menjadikan momen tersebut lebih dari sekadar tradisi Lebaran, tetapi juga pengalaman berharga yang sulit dilupakan.

Sejak pagi hari, warga dari berbagai kalangan sudah berdatangan dan memadati area Istana. Salah satunya Reza, yang mengaku telah lama ingin merasakan langsung suasana open house di Istana. Ia mengatakan keinginannya itu muncul setelah melihat pelaksanaan serupa di tahun-tahun sebelumnya.
Di sisi lain, kebahagiaan juga dirasakan Nina yang datang bersama adiknya, Samuel, seorang penyandang disabilitas. Kehadiran mereka didorong oleh keinginan sederhana untuk bisa bertemu langsung dengan Presiden. Nina mengungkapkan rasa harunya karena akhirnya bisa mewujudkan harapan tersebut, apalagi mereka menempuh perjalanan bersama warga lain dengan tujuan yang sama.
Keceriaan juga terpancar dari Ayu, seorang anak yang datang bersama orang tuanya. Ia mengaku sangat senang karena selain bisa bertemu dan berjabat tangan dengan Presiden, dirinya juga mendapatkan hadiah berupa mainan.
Hal serupa dirasakan Thalia dan Marco yang selama ini hanya melihat sosok Presiden melalui layar televisi dan ponsel. Kesempatan untuk bertemu langsung menjadi pengalaman yang sangat membahagiakan bagi mereka. Keduanya juga menyampaikan doa agar Presiden selalu diberi kesehatan dan mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
Acara gelar griya Idul Fitri di Istana Kepresidenan kali ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan kedekatan yang hangat antara pemimpin negara dan masyarakat. (*)
