Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
TOP NEWS

Hadapi Mudik Lebaran 2026, Menhub Pastikan Kesiapan Transportasi Nasional

×

Hadapi Mudik Lebaran 2026, Menhub Pastikan Kesiapan Transportasi Nasional

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi jalan tol. (Foto: Istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menegaskan kesiapan penuh menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa seluruh moda transportasi darat, laut, udara, dan penyeberangan telah dipersiapkan untuk menjamin kelancaran, keselamatan, serta kenyamanan perjalanan masyarakat.

Dudy menjelaskan bahwa pemerintah melakukan pemeriksaan kelaikan moda transportasi, pemberlakuan diskon tarif tiket pesawat, kapal laut, kereta api, dan penyeberangan, serta penyelenggaraan program mudik gratis.

HALAL BERKAH

Selain itu, kebijakan work from anywhere (WFA), rekayasa lalu lintas, penambahan armada, hingga pengaturan operasional kendaraan angkutan barang juga disiapkan.

Berdasarkan survei potensi pergerakan Angkutan Lebaran 2026, diperkirakan 143,91 juta orang atau sekitar 50–60 persen penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan mudik.

Baca Juga:  Libur Nataru, Penumpang Pesawat Diprediksi Capai 5 Juta Orang

Angka ini sedikit menurun dibandingkan perkiraan 2025, namun realisasi tahun lalu justru mencapai 154 juta orang.

“Hal ini menunjukkan mobilitas masyarakat pada masa Lebaran cenderung melampaui angka yang diperkirakan,” ujar Menhub.

Kemenhub juga mengoptimalkan operasi berbasis digital melalui pelaporan simpul transportasi, surveillance pergerakan sarana, live streaming drone, pantauan kecelakaan, hingga pengaduan masyarakat.

“Pemantauan juga meliputi cuaca dan peringatan dini dari BMKG serta pantauan 7.159 CCTV bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, BUMN, dan swasta,” jelas Dudy.

Untuk mengantisipasi kepadatan di Pelabuhan Merak, pemerintah menyiapkan skema buffer zone berlapis di jalan tol mulai KM 13, KM 43, hingga KM 63, serta di kawasan pelabuhan Indah Kiat, BBJ, dan Ciwandan.

Baca Juga:  Awas! Titik Peta Megathrust di Indonesia Bertambah

Langkah ini diharapkan mencegah penumpukan kendaraan dan menjaga kelancaran arus penyeberangan.

Sebagai contingency plan, Kemenhub menyiapkan lima jalur penyeberangan dari Jawa ke Sumatera, termasuk Merak–Bakauheni dan BBJ Bojonegara–Muara Pilu. Untuk lintas Jawa–Bali dan NTB, jalur Ketapang–Gilimanuk dan Jangkar–Lembar juga disiapkan.

Menhub menekankan perlunya antisipasi karena perayaan Nyepi dan Idulfitri berdekatan sehingga berpotensi memengaruhi operasional pelabuhan.

Dudy menegaskan bahwa seluruh langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan mudik Lebaran 2026 berjalan aman dan lancar.

“Pemerintah Jawa Timur terus mendorong program pemberdayaan ekonomi keluarga miskin agar dapat bertransformasi menjadi keluarga yang mandiri dan produktif,” pungkasnya. (*)

TEMANISHA.COM