Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Bek Persebaya Terima Perlakuan Rasis Pasca Match Kontra Persib Bandung

×

Bek Persebaya Terima Perlakuan Rasis Pasca Match Kontra Persib Bandung

Sebarkan artikel ini
Alfredo Tata (official Persebaya)
toplegal

TOPMEDIA – Isu rasisme sepertinya tak bisa hilang total di sepak bola Indonesia. Persoalan rasisme terus berulang. Hal ini juga dipengaruhi punishment yang tak berefek jera, hingga menjadi peristiwa berulang.

Kali ini, bek sayap Persebaya Mikael Alfredo Tata yang mengalaminya. Pesepakbola U-23 ini menjadi bulan-bulanan serangan rasisme pasca pertandingan Persebaya versus Persib Bandung, Senin (2/3/2026).

HALAL BERKAH

Akun media sosial pemain keturunan Toraja, Sulawesi Selatan, ini diserang oknum suporter dalam nuansa rasial.

Yang menjadi poin serangan adalan aksi pemain jebolan Arema FC ini saat merespons sikap Kakang Rudianto (bek Persib) yang menyerang dan mendorong Bernardo Tavarez (pelatih Persebaya). Sontak hal itu membuat pemain yang besar di Papua ini membalas reaksi Kakang.

Baca Juga:  8 Match Commissioner Purna Tugas, PSSI Beri Penghargaan, Uang dan Umroh

Tak lama, oknum suporter kemudian menghujani media sosial pemain nasional U-23 itu.

Atas kondisi itu, official Persebaya bereaksi dengan bersurat ke I-league dan APPI (Asosiasi Pemain Profesional Indonesia).

Official Persebaya pun menyampaikan sikap mereka di akun Instagram @officialpersebaya pada tanggal 4 Maret 2026.

“Sepak bola bukan hanya adu strategi dan gengsi di atas lapangan. Ia adalah tempat untuk saling mengenal dan bertemu antar sesama, pemain, official, pelatih, juga sesama pecinta sepak bola. Tempat di mana perbedaan latar belakang, warna kulit, maupun identitas, tak pernah menjadi alasan untuk direndahkan.

“Karena pada akhirnya, sepak bola adalah tentang kebersamaan. Bukan kebencian. Manajemen Persebaya mengutuk keras aksi Rasisme. Baik yang dilakukan suporter klub lain maupun bila itu dilakukan oleh suporter Persebaya sendiri”

Baca Juga:  Lionel Messi Ukir Rekor Abadi di Pengujung Karir, Catat 72 Laga Kualifikasi Piala Dunia

“Saat ini, defender Persebaya Mikael Alfredo Tata mengalami deraan rasisme yang bertubi-tubi. Manajemen sudah melakukan pelaporan kepada APPI dan I League untuk penanganan lebih lanjut.” tulis official seperti disebarkan melalui grup media official.

Sementara Tata mengakui bahwa dirinya dan Kakang tak menjadikan soal di lapangan berlarut-larut. Keduanya bahkan mengatakan sepak bola dalam lapangan memiliki tensi, namun sejatinya sesama profesi dalam sepak bola tetap dijaga.

Kedua pemain ini sama-sama mengecam keras aksi rasisme yang terus menggelantung di langit sepak bola tanah air. (*)

TEMANISHA.COM