Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
LIFESTYLE

Pandji Bakal Diperiksa Terkait Penistaan Agama di Mens Rea

×

Pandji Bakal Diperiksa Terkait Penistaan Agama di Mens Rea

Sebarkan artikel ini
Komika Pandji Pragiwaksono. (Foto: Wikipedia)
toplegal

TOPMEDIA – Pandji Pragiwaksono dijadwalkan Polda Metro Jaya terkait laporan materi stand-up comedy Mens Rea. Panji akan dipanggil untuk dimintai keterangan Jumat pekan ini.

“Iya undangan klarifikasi untuk Jumat, 6 Februari 2026 jam 10.00 WIB,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Selasa (3/2/2026).

HALAL BERKAH

Budi mengatakan bahwa pemanggilan ini dalam kapasitas komika ini sebagai pihak yang dilaporkan. “Iya betul (sebagai terlapor),” ungkapnya.

Sebagai informasi, Pandji dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy Mens Rea yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan oleh Majelis Pesantren Salafiyah yang diwakili oleh kiai bernama Sudirman.

Laporan ini telah teregister dengan nomor LP/B/567/SPKT/POLDA METRO JAYA. Salah satu perwakilan Majelis Pesantren Salafiyah, Kiai Matin Syarkowi, mengungkapkan alasan melaporkan Pandji ke Polda Metro.

Baca Juga:  PFI Chapter Surabaya, Perkuat Kolaborasi Filantropi di Jawa Timur

Syarkowi mengatakan, Majelis Pesantren Salafiyah menilai salah satu materi yang dibawakan Pandji dalam stand-up comedy ‘Mens Rea’ telah menistakan agama Islam.

Lanjutnya, Syarkowi menyebut materi Pandji yang dianggap menistakan agama Islam adalah mengenai narasi orang yang tidak pernah bolong salatnya alias rajin, apakah otomatis menjadi orang baik. Dia mengatakan, dalam materi stand-up comedy ‘Mens Rea’, Pandji menyebut tidak.

“Dalam keyakinan kami sebagai umat Islam, salat itu ada salat fardu, ada salat sunah. Orang yang rajin salat, tidak pernah meninggalkan, karena tidak pernah bolong-bolong, diyakini dia adalah orang baik. Yang menjamin baik itu nas Alquran dan Hadis,” terang Syarkowi di gedung SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (22/1).

Baca Juga:  Kelompok Teroris Sekarang "Nongkrong" di Game Online untuk Cari Anak-Anak

“Lalu di mana salahnya? Pandji kemudian menyambung narasi itu dengan memperumpamakan, kalau kita yakini sebagai analogi, dengan siswa yang tidak pernah bolos. Ujung-ujungnya kata dia, ‘seperti saya, goblok’. Sehingga ini bisa atau dapat dimaknai orang yang rajin salat, belum tentu baik, dan bisa jadi goblok,” lanjutnya.

Adapun dalam salah satu laporan, pelapor adalah Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah.

AMM sebagai pelapor menilai materi yang disampaikan Pandji membuat kegaduhan dan dapat menimbulkan perpecahan.

Polda Metro Jaya sudah memeriksa sejumlah ahli dan saksi untuk menyelidiki laporan dugaan penistaan agama Pandji. Pemanggilan terhadap Pandji sudah dijadwalkan.

“Sudah dijadwalkan,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin kepada wartawan, Selasa (20/1/2026). (*)

TEMANISHA.COM