Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Haaland Jadi Pahlawan, City Kudeta Arsenal dari Takhta Premier League

×

Haaland Jadi Pahlawan, City Kudeta Arsenal dari Takhta Premier League

Sebarkan artikel ini
toplegal

TOPMEDIA, JAKARTA – Persaingan menuju gelar juara Premier League 2025/2026 semakin membara.

Manchester City akhirnya berhasil mencicipi puncak klasemen dan mengkudeta Arsenal setelah  menundukkan Burnley dengan skor tipis 1-0 di Turf Moor, Kamis (23/4/2026) dini hari WIB.

HALAL BERKAH

Pahlawannya siapa lagi kalau bukan sang predator, Erling Haaland, yang mencetak satu satunya gol malam itu.

Kemenangan ini juga terasa sangat krusial bagi skuad asuhan Pep Guardiola. Sebab, tambahan tiga poin ini resmi menggeser Arsenal dari posisi pertama untuk kali pertama sejak Agustus tahun lalu.

Meski kedua tim sama-sama mengoleksi 70 poin dengan selisih gol yang identik (+37), The Citizens berhak berada di atas karena unggul produktivitas gol (66 berbanding 63 gol).

Baca Juga:  Jelang Hadapi Manchester United, Liverpool Didera Badai Cedera

Gol tunggal kemenangan City lahir dari kaki Haaland yang memanfaatkan umpan manis Jeremy Doku. Dengan dingin, pemain berusia 25 tahun itu mencungkil bola melewati kiper Burnley, Martin Dubravka.

Bagi Haaland, ini adalah gol ke-24 di liga musim ini, sekaligus gol ke-35 di semua kompetisi. Namun bagi Burnley, kekalahan ini adalah lonceng kematian yang memastikan mereka terdegradasi ke kasta kedua liga.

“Menang 1-0 itu luar biasa. Kami di puncak klasemen sekarang, jadi nikmati saja. Fokus kami hanya menang, hal lain tidak perlu dipikirkan,” kata bintang timnas Norwegia itu dengan nada puas usai laga.

City sebenarnya tampil sangat dominan dengan menciptakan total 29 peluang. Sayangnya, hanya satu yang bersarang di gawang lawan.

Baca Juga:  Mohamed Salah Antar Mesir Selangkah Lagi ke Piala Dunia 2026

Sang manajer, Pep Guardiola, mengakui ada sedikit faktor kelelahan yang membuat penyelesaian akhir timnya kurang tajam.

“Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Jika saja gol kedua tercipta, pertandingan akan lebih santai. Tapi di fase akhir musim seperti ini, yang terpenting adalah menang, menang, dan menang,” tegas Pep.

Dengan lima laga lagi tersisa, napas City dan Arsenal kini benar-benar dipertaruhkan.

Menariknya, jadwal kedua tim sedikit berbeda karena City harus membagi fokus ke semifinal Piala FA yang masih harus dilakoninya. Sementara the Gunners sudah tersingkir.

Namun, Arsenal berpeluang mengambil kembali puncak klasemen Liga Primer lebih awal karena mereka akan memainkan dua laga liga lebih dulu melawan Newcastle United dan Fulham di Emirates Stadium.

Baca Juga:  Rooney Kritik Fans Arsenal: Harus Lebih Solid Dukung Tim di Tengah Tekanan Perburuan Gelar

Sementara itu, City baru akan kembali merumput di Premier League pada awal Mei mendatang setelah berjibaku melawan Southampton di Wembley Stadium pada Sabtu (25/4/2026) lusa.

Akankah keunggulan produktivitas gol ini menjadi penentu gelar di akhir musim? Publik sepak bola dunia kini tertuju pada sisa lima laga bak final yang akan dilakoni kedua raksasa Liga Inggris ini. (*)

TEMANISHA.COM