Scroll untuk baca artikel
TOP Legal Business PRO
TOP SAGU
TOP SAGU
TOP MEDIA
SPORTAINMENT

Kejaksaan Milan Bocorkan Pemain Serie A Banyak yang Terdata dalam Prostitusi Kelas Atas

×

Kejaksaan Milan Bocorkan Pemain Serie A Banyak yang Terdata dalam Prostitusi Kelas Atas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Prostitusi (Foto: istimewa)
toplegal

TOPMEDIA – Kabar tak sedap terus mendera kompetisi Serie A Italia yang kini sedang disorot setelah performa yang menurun dan berujung pada gagalnya negeri spagetti lolos ke Piala Dunia 2026.

Terbaru, beberapa pesepakbola Serie A dari berbagai klub Liga Italia diduga tersangkut jaringan prostitusi kelas atas.

HALAL BERKAH

Kejaksaan Milan membocorkan, mereka tengah melakukan investigasi dan mengungkapkan sebuah jaringan berkedok agensi promosi acara.

Perusahaan yang berbasis di Cinisello Balsamo ini mengoperasikan jaringan prostitusi kelas atas yang menargetkan klien-klien kaya.

Dengan menawarkan paket hiburan malam di klub dan hotel-hotel mewah dengan servis layanan seksual berbayar dari para wanita hingga pekerja seks profesional, jaringan tersebut menjalankan operasinya.

Baca Juga:  Erick Thohir Minta Suporter Harus Bangkit, Tragedi Kanjuruhan Jadi Pelajaran Abadi

Tentu tak murah dan tak sedikit euro yang harus dikeluarkan oleh pelanggan dalam menikmati hiburan ‘panas’ ini, untuk mendapatkan pelayanan, ribuan euro siap untuk dikucurkan.

Selanjutnya, investigasi mengungkap sistem yang terstruktur dengan perekrutan wanita melalui petugas humas dan organisasi logistik yang menjamin kerahasiaan dan privasi.

Selama beberapa malam, gas tertawa kabarnya juga digunakan dalam servis hiburan ‘panas’ tersebut.

Dengan adanya praktik tersebut, Kejaksaan Milan menangkap 4 orang atas kejahatan membantu dan mendukung prostitusi yang dilakukan jaringan tersebut.

Kejaksaan kemudian menyita uang senilai 1,2 juta euro (Rp 24 miliar) yang diyakini sebagai hasil dari aktivitas ilegal itu.

Data mencatat para pelanggan tetap adalah para pengusaha dan sejumlah besar pesepakbola Serie A. Menurut penyelidik, beberapa pemain menggunakan layanan seksual terutama setelah pertandingan, memanfaatkan malam-malam yang diorganisir khusus untuk mereka.

Baca Juga:  Ternyata Vietnam yang Mengadu soal Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia yang Bermasalah

Dari kabar Sassuolo News, setidaknya 70 pemain Serie A menggunakan jasa yang diselenggarakan agensi tersebut.

Di antara mereka yang terlibat adalah pemain dari klub-klub seperti Inter Milan, AC Milan, Juventus, Sassuolo, Verona, serta beberapa pemain dari tim yang melakoni laga tandang ke Milan.

Dengan temuan tersebut, saat ini memang tidak ada pesepakbola yang sedang diselidiki. Nama mereka hanya muncul sebagai klien dalam dokumentasi yang diperoleh. (*)

TEMANISHA.COM