TOPMEDIA – Di balik kesuksesan Apple menggenggam dunia lewat iPhone, sang CEO, Tim Cook, justru melempar peringatan keras. Pria berusia 65 tahun itu meminta masyarakat untuk berhenti menghabiskan waktu terlalu lama menatap layar ponsel dan mulai kembali ke kehidupan nyata.
Pesan menohok ini disampaikan Cook dalam wawancara eksklusif bersama Good Morning America, Senin (23/3). Di saat Apple baru saja merayakan hari jadinya yang ke-50 bulan lalu, Cook justru tidak ingin produknya membuat orang abai pada interaksi sosial.
“Saya tidak ingin orang-orang menggunakannya terlalu sering,” tegas Cook. Ia menyoroti fenomena doomscrolling—kebiasaan menggulir layar tanpa henti—yang kini menjangkiti masyarakat modern.
Menurut Cook, teknologi seharusnya menjadi alat bantu, bukan pusat kehidupan. “Saya tidak ingin orang menatap ponsel pintar lebih lama daripada menatap mata seseorang. Itu bukan cara yang sehat untuk menghabiskan hari. Keluarlah dan nikmati alam,” tambahnya.
Pernyataan bos raksasa teknologi ini sejalan dengan riset terbaru yang dipublikasikan jurnal Frontiers in Psychiatry. Studi tersebut mengungkap sisi gelap kecanduan gawai. Selain gangguan fisik, penggunaan ponsel yang berlebihan memicu rasa kesepian, kecemasan, hingga depresi akut.
Selain menyentil urusan layar, Cook juga angkat bicara soal demam kecerdasan buatan (AI). Baginya, AI adalah pisau bermata dua. “Teknologi itu netral; tidak ingin jadi baik atau buruk. Semua tergantung di tangan penemu dan penggunanya,” jelasnya diplomatis.
Menutup wawancara, Cook sekaligus menepis isu miring soal rencana pensiunnya. Ia menegaskan masih sangat menikmati perannya memimpin inovasi di Apple. Baginya, bekerja dengan timnya saat ini adalah gairah yang belum akan padam dalam waktu dekat. (ton/top)



















